Minum Teh Hitam Bisa Turunkan Berat Badan, Bener Gak Sih?

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Minggu, 9 Agustus 2020 11:27
Minum Teh Hitam Bisa Turunkan Berat Badan, Bener Gak Sih?
Katanya sih gitu...

Di tengah-tengah masyarakat, banyak hal-hal yang berbau 'katanya'. Salah satunya adalah mengenai diet untuk menurunkan berat badan. Katanya, kalau mau menurunkan berat badan, minumlah teh hitam. Tapi, benar nggak sih?

1 dari 4 halaman

Ilustrasi Wanita Minum TehIlustrasi Wanita Minum Teh © Shutterstock

Melansir dari UCLA.edu, para peneliti University of California Los Angeles (UCLA) menemukan bahwa teh hitam dapat membantu menurunkan berat badan seseorang. Penelitian tersebut dilakukan kepada tikus, tapi hasilnya berlaku untuk manusia, bahwa teh hitam mengubah metabolisme energi di hati dengan mengubah metabollit usus/

Polifenol teh hitam yang terlalu besar diserap di usu kecil merangsang pertumbuhan bakteri usus dengan pembentukan asam lemak rantai pendek. Itu sejanis metabolit bakteri yang telah terbukti mengubah energi metabolisme di hati.

2 dari 4 halaman

" Temuan baru kami menunjukkan bahwa teh hitam, melalui mekanisme tertentu melalui mikrobioma usus, juga dapat berkontribusi paa kesehatan yang baik dan penurunan berat badan pada manusia," ucap Susanne Henning, penulis utama studi dan asisten profesor di University of California Los Angeles Center for Human Nutrition, yang tergabung dengan David Geffen School of Medicine di UCLA.

Penelitian tersebut mengelompokan tikus-tikus menjadi empat kelompok untuk diberi makan, dua diantaranya diberi teh hijau dan teh hitam.

Hasilnya, setelah empat minggu kemudian dilakukan seperti itu, kelompok tikus yang mengonsumsi teh hitam berat badannya turun, begitu juga dengan yang mengonsumsi teh hijau.

3 dari 4 halaman

Ilustrasi Wanita Minum TehIlustrasi Wanita Minum Teh © Shutterstock

Ternyata, setelah mengumpulkan sampel dari usus besar tikus yang mengonsumsi teh, jenis bakteri yang terkait obesitas lebih sedikit, sedangkan bakteri terkait dengan massa tubuh tanpa lemak banyak.

Tapi, hanya tikus yang konsumsi teh hitam saja yang mengalami peningkatan jenis bakteri Pseudobutyrivibrio, yang membantu mengubah menjadi metabolisme energi.

" Bagi pencinta teh hitam, mungkin ada alasan baru untuk tetap meminumnya," ucap Dr. Zhaoping Li, director of the UCLA Center for Human Nutrition, kepala UCLA Division of Clinical Nutrition dan penulis senior penelitian tersebut.

Beri Komentar