© Unsplash.com / Vince Lee
Tomat sudah menjadi buah yang nggak asing lagi di telinga kita. Terkenal dengan rasa segar, buah ini biasa dijadikan bahan pelengkap masakan untuk memberi rasa segar pada makanan. Selain itu, tomat juga kerap dijadikan saus untuk pelengkap makanan.
Namun, setelah berabad-abad menjadi bahan utama dapur masakan, ternyata tomat sempat ditakuti oleh orang-orang Eropa. Dilansir dari Planet Natural, hal ini dikarenakan tomat dianggap buah yang beracun dan dapat menyebabkan kematian.
Tomat © unsplash.com / Mae Mu
Karena dianggap beracun, orang Eropa bahkan menjadikan tomat sebagai buah yang paling ditakuti saat itu. Ya, hampir selama 200 tahun lamanya. Hal ini didasari pada akhir abad ke-19 di mana buah ini menyebabkan rasa sakit bahkan kematian khususnya untuk masyarakat menengah ke atas. Buah tomat bahkan juga mendapat julukan sebagai Apel Beracun.
Ada penyebab yang cukup unik mengapa tomat bisa beracun pada saat itu. Dilansir dari Daily Mail, hal ini disebabkan orang-orang Eropa yang selalu menggunakan piring pewter yang terbuat dari campuran timah.
Tomat © unsplash.com / Markus Spiske
Karena Tomat mengandung kadar asam alami yang tinggi, saat disajikan di atas piring timah, buah ini akan larut dalam timbal. Akibatnya, orang yang mengonsumsinya bisa keracunan timbal.
Rupanya, cerita mengenai tomat sebagai buah beracun tidak sampai Eropa saja. Sebelum tomat mulai masuk ke Amerika Utara, buah ini bahkan disebut sebagai spesies tanaman berbunga yang mematikan.
Ilustrasi Pizza © unsplash.com / Miguel Andrade
Tomat baru mendapat kepercayaan dari orang banyak pada tahun 1880 saat tercipta hidangan pizza di Naples. Setelah kemunculan pizza, buah ini langsung populer di Eropa dan Amerika Utara.
Jauh sebelum itu, tepatnya pada tahun 1597 Andrew F. Smith seorang peneliti dan penulis buku Tomato in America: Early History, Culture, and Cookery, telah melakukan publikasi Herbal dari John Gerard. Dalam publikasi tersebut, Gerard menyatakan meskipun tanaman dan daun tomat beracun, namun buahnya aman untuk dikonsumsi.
Tomat © unsplash.com / Lars Blankers
Butuh waktu 100 tahun untuk membuat orang-orang Amerika mau mengonsumsi tomat. Lalu pada tahun 1922, resep tomat mulai bermunculan di koran. Didukung dengan populernya Pizza.
Wah, ternyata tomat punya sejarah yang cukup panjang juga ya.
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif