© 2020 Https://shutterstock.com/KK Tan
Memenuhi kebutuhan nutrisi pada anak adalah hal yang penting untuk dilakukan. Kita harus memastikan agar anak terbiasa makan-makanan bergizi secara teratur agar tubuh mereka tetap sehat dan kuat menjalani aktivitas seharian.
Tapi yang menjadi masalah adalah terkadang beberapa anak mengalami masalah saat makan. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah waktu makan yang terlalu lama. Hal ini sebenarnya nggak bisa dibiarkan karena akan menimbulkan kebiasaan buruk pada anak.
Terus harus gimana ya?
Ilustrasi Anak Makan © unsplash.com / Tanaphong Toochinda
Dilansir dari Young Parents, beberapa anak usia balita bisa membutuhkan waktu yang cukup lama untuk makan. Bahkan durasi untuk menyelesaikan makannya bisa sampai satu jam lho!
Menurut dr. Chu Hui Ping, seorang spesialis di Pediatri dan konsultan di Raffles Children's Center, hal ini sebenarnya sangat umum dialami oleh anak-anak. Makan dengan lambat merupakan fase dari perkembangan si kecil.
Tapi sebagai orang tua, kita nggak boleh membiarkan hal itu begitu saja. Kebiasaan ini sangat mungkin membuat anak kehilangan minat untuk makan dan nggak mengonsumsi nutrisi yang mereka butuhkan dengan cukup.
Untuk itu, cara mengatasi anak yang makannya lama adalah dengan memperbaiki jadwal makan si kecil. Kita bisa menyusun jadwal makan meliputi tiga kali makan dan satu camilan sore yang terpisah tiga sampai empat jam. Pastikan agar durasi setiap kali makan nggak lebih dari 30 menit.
Memperpanjang waktu makan hanya untuk dua kali suapan lebih banyak sebenarnya hanya akan membuat anak merasa terlalu kenyang. cara mengatasi anak yang makannya lama dan menambah nafsu makannya adalah dengan menghentikan kebiasaan memberikan camilan, jus, atau susu di antara waktu makan. Untuk memuaskan dahaga anak, lebih baik memberinya air putih saja.
Ilustrasi Anak Makan © liputan6.com
Cara mengatasi anak yang makannya lama bisa dilakukan dengan menjaga porsi kecil pada anak sehingga mereka mudah untuk memakannya. Jangan lupa untuk menghindarkan anak dari sesuatu yang bisa mengganggu fokusnya saat makan seperti TV, gadget, buku, atau mainan.
Sementara untuk anak yang lebih dewasa dari balita, biasanya mereka akan mulai makan dengan lambat dan menyimpan makanan di mulut dalam jangka waktu yang lama baru menelannya. cara mengatasi anak yang makannya lama, pertama-tema kita bisa mencari alasan di balik anak yang makan dengan lambat.
Hal ini bisa jadi disebabkan oleh jenis makanan yang nggak bisa mereka terima, hilangnya nafsu makan, atau rasa kenyang yang anak rasakan. Makanan yang terlalu keras atau besae membuat anak nggak akan bisa mengunyah atau menelannya dengan cepat.
Bahkan jenis makanan ini juga bisa membuat anak nggak mau memakannya sama sekali. Untuk mengatasi hal itu, kita bisa mencoba memotong makanan menjadi potongan kecil-kecil atau memasaknya hingga teksturnya menjadi lebih lembut.
Selain itu, menu makanan yang monoton juga bisa menjadi alasan anak nggak memiliki nafsu untuk segera menghabiskan makanannya. Kalau sudah begitu, kita bisa mencoba resep-resep makanan sehat yang lezat dan menarik secara bentuk agar anak lebih bersemangat untuk makan.
Semoga informasi ini bisa membantu kamu ya!
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif