Cara Mandi Wajib yang Benar setelah Haid Dilengkapi Niat dan Doa

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Selasa, 21 Januari 2020 09:49
Cara Mandi Wajib yang Benar setelah Haid Dilengkapi Niat dan Doa
Jangan sampai kamu nggak tahu cara mandi wajib yang benar padahal haid selalu mendatangimu setiap bulan.

Haid atau menstruasi merupakan siklus bulanan yang alami terjadi pada wanita, yaitu berupa keluarnya darah. Dalam islam, keluarnya darah pada wanita atau yang disebut haid ini merupakan kondisi kotor. Salah satu untuk menyucikan diri adalah dengan melaksanakan cara mandi wajib.

Untuk itu, wanita muslim perlu mengetahui cara mandi wajib. Terutama bagaimana cara mandi yang benar. Sebab, haid pada wanita terjadi setiap bulan dan oleh karena itu cara mandi wajib perlu dilakukan setiap bulan juga.

Jika kamu berpikir cara mandi wajib sama dengan mandi biasa, kamu salah. Sebab, terdapat niat dan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sehingga, pelaksanaan tata cara mandi wajib nggak bisa dilakukan sembarangan. Atau, bisa-bisa mandi wajib yang kamu lakukan nggak sah.

Keharusan melaksanakan cara mandi wajib disebutkan dalam beberapa ayat alquran. Salah satunya adalah surat an-Nisa ayat 43 yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

Jadi, bagaimana cara mandi wajib setelah haid? Tenang, kami telah merangkum dari berbagai sumber tentang bagaimana cara mandi wajib setelah haid seperti berikut ini!

1 dari 4 halaman

Tata Cara Mandi Wajib

Selain berhubungan badan, nifas, wiladah, wanita juga wajib untuk melaksanakan tata cara mandi wajib jika telah usai haid. Sebab tanpa melaksanakan cara mandi wajib, kita nggak bisa melakukan sholat 5 waktu karena kita dalam keadaan kotor.

Sebelum melakukan tata cara mandi wajib, sebaiknya kamu perlu memerhatikan beberapa hal, yaitu:

- Mandi wajib hukumnya sebagai pengganti wudhu. Jadi, setelah kamu melakukan cara mandi wajib, kamu nggak harus berwudhu lagi. Tapi kalau tetap ingin berwudhu juga nggak apa-apa, kok.
- Kepala nggak ditutupin dengan penutup apapun. Sebab, seluruh tutup harus terkena air termasuk kepala dan rambut.
- Air yang digunakan dalam pelaksanaan cara mandi wajib haruslah air suci dan menyucikan

2 dari 4 halaman

Cara Mandi Wajib yang Benar

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, haid menyebabkan kondisi di mana kita sebagai wanita muslim kotor dan nggak sah shalatnya jika nggak disucikan. Oleh karena itu, pelaksanaan tata cara mandi wajib perlu dilakukan dengan benar alias nggak asal-asal. Gimana cara mandi wajib yang benar itu? Gulir ke bawah, ya!

Pertama, pastikan air yang akan digunakan adalah air besih dan menyucikan.
Kedua, ambil air dan basuh kedua tangan terlebih dahulu.
Ketiga, bersihkan kotoran-kotoran (di kemaluan terutama) yang sekiranya masih melekat di tubuh.
Keempat, berwudhu, seperti halnya berwudhu ketika hendak sholat.
Kelima, siram kepala terlihat dahulu sebanyak 3 kali.
Keenam, mulailah siram seluruh tubuh. Terlebih dahulu di sisi kanan 3 kali, lalu sisi kiri tiga kali.
Ketujuh, pastikan lagi bahwa seluruh tubuh tersiram. Gosok lagi bagian tubuh depan dan belakang. Apalagi kalau punya jenggot, jangan sampai terlewat.

3 dari 4 halaman

Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid

Tata cara mandi wajib untuk wanita memang sedikit berbeda dengan laki-laki. Terdapat beberapa kondisi di mana niat tata cara mandi wajib untuk wanita pun berbeda. Kondisi itu adalah nifas, junub, dan juga haid. Jadi, bagaimana perbedaan niat cara mandi wajib untuk wanita termasuk setelah haid? Lanjut baca tulisan berikut, ya!

1. Niat cara mandi wajib untuk wanita setelah nifas

" Bismillahirahmanirahim nawaitu ghusla ghusla liraf'il hadatsil akbar minan nifasi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:
" Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta'ala."

2. Niat cara mandi wajib dalam keadaan junub

" Bismillahirahmanirahmim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:
" Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

3. Niat cara mandi wajib untuk wanita setelah haid

" Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal haidi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:
" Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardlu karena Allah Ta'ala."

4 dari 4 halaman

Tata Cara Mandi Wajib Haid

Nampaknya pelaksanaan cara mandi wajib untuk wanita setelah haid nggak terlalu sulit. Setelah dilaksanakan di setiap bulannya, pelaksanaan cara mandi wajib akan menjadi terbiasa.

Dalam pelaksanaan cara mandi wajib, setelah membaca niat, membasuh kedua tangan, membersihkan bagian tubuh yang kotor, berwudhu, menyiram kepala serta seluruh tubuh, ada baiknya kita berdoa seperti halnya setelah melakukan sesuatu.

Adalah doa setelah melaksanakan cara mandi wajib adalah:

" Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘anni adzaa wa ‘aafaanii"

Artinya:
“ Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dan telah membuatku sehat”


Itulah bagaimana cara mandi wajib untuk wanita yang usai haid. Jangan sampai kamu melewatkannya, ya. Kalau ada pertanyaan, tulis aja di kolom komentar!

Beri Komentar