© YouTube Official INews
Sungguh besar perjuangan seorang ayah demi anaknya. Hal inilah juga yang ditunjukkan oleh seorang pria berikut ini. Dia adalah Irmawanto yang merupakan warga Luwu, Sulawesi Selatan.
Dilansir dari laman merdeka.com (08/04), dia mempunyai seorang putri yang cantik, tetapi mempunyai kekurangan di mana sang putri mengalami kelainan jantung. Meski begitu, ayahnya tak pernah menyerah untuk membantu putrinya agar bisa meraih cita-citanya.
Kisah mereka ini diceritakan melalui channel YouTube Official iNews di mana sang ayah rela menggendong anaknya yang bernama Raihana ini naik turun gunung agar bisa mengikuti sekolah online.
Ayah Gendong Anak Demi Sekolah Online © YouTube Official iNews
Raihana merupakan seorang siswi di SMAN 20 Makassar yang kini masih harus sekolah online karena kondisi yang masih pandemi. Dia pun harus berusaha untuk mengikuti pelajaran meski sinyal internet di rumahnya sangat susah.
Bahkan, Raihana pun harus mencari sinyal internet sampai ke atas bukit demi bisa ikut sekolah online. Sayangnya, dia tak kuat untuk berjalan sendirian karena kondisinya. Oleh sebab itu, sang ayahlah yang menggendongnya naik turun gunung sambil membawa satu tabung oksigen.
Bahkan, Irmawanto harus menempuh jarak hingga 2 kilometer untuk membawa putrinya ke atas bukit. Panasnya matahari dan rasa lelah tak ia rasakan agar bisa membuat putrinya ikut sekolah online.
Ayah Gendong Anak Demi Sekolah Online © YouTube Official iNews
Raihana sendiri kini harus menggunakan bantuan tabung oksigen untuk bernapas karena kelainan jantung yang dia alami. Dari waktu ke waktu, dia harus menggunakan selang yang dihubungkan dari hidungnya ke tabung oksigen tersebut.
Meski dalam kondisi yang seperti itu, Raihana pun tak pernah patah semangat untuk terus menimba ilmu. Sebelumnya, Raihana sempat dibawa berobat ke beberapa RS di Makassar bahkan Jakarta. Sayangnya, dia tak kunjung sembuh, padahal harta benda sudah habis terjual untuk pengobatannya.
Orang tuanya pun kini memilih untuk merawat putrinya seorang diri dengan peralatan seadanya di rumahnya yang sederhana dan hanya berdinding kayu. Meski begitu, mereka sangat berharap putrinya bisa sembuh.
Walaupun kondisi kesehatannya demikian, Raihana pun tak pernah pantang semangat untuk belajar dan mengejar cita-citanya. Gadis yang sekarang duduk di kelas 3 ini berharap dirinya bisa menjadi dokter di masa depan. Semoga Raihana diberikan kesembuhan dan cita-citanya bisa terwujud ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet