© Warta Bromo
Seiring dengan dilonggarkannya aturan social dan physical distancing oleh pemerintah, sudah banyak masyarakat yang melakukan resepsi pernikahan. Namun, semuanya tetap harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.
Jika tidak, pasti ada petugas dari daerah yang akan menyidak dan memebri hukuman. Seperti apa yang terjadi di Pasuruan, Jawa Timur ini.
Melansir dari laman Pojok Satu ID, seorang pengantin pria bernama Solehudin tiba-tiba diminta push up oleh seorang anggota polisi saat naik ke tempat pelaminannya. Tidak bisa menolak, Sholehudin pun push up dihadapan istrinya itu.
Nggak hanya itu, aksi push up Sholehudin juga disaksikan oleh para tamu undangan.
Ternyata eh ternyata, anggota polisi yang bernama Aipda Harid Kurniawan itu adalah seorang Babinkamtibmas di desa tersebut. Ia sengaja memberikan hukuman kepada pengantin pria tersebut lantaran tidak mengenakan masker.
Awalnya ia hanya berkunjung ke pesta pernikahan tersebut untuk mengecek penerapan protokol kesehatan. Ternyata ia melihat pengantin laki-lakinya tidak mengenakan masker.
Setelah menghukum pengantin dengan push up, anggota polisi itu pun memberikan masker kepadanya.
Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan ya guys.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet