Ricky Yacobi Tutup Usia Setelah Cetak Gol, Istri: Bola Itu Jiwanya

Reporter : Hevy Zil Umami
Minggu, 22 November 2020 20:20
Ricky Yacobi Tutup Usia Setelah Cetak Gol, Istri: Bola Itu Jiwanya
Duka masih dirasakan istri mendiang Ricky Yacobi, Harly Ramayani.

Setelah suaminya pergi, Harly berbagi kenangan manis dengan almarhum Ricky. Harly mengatakan bahwa suaminya sudah lama tidak bermain bola. Meninggal setelah mencetak gol, Harly melihat ada yang tidak beres.

"Udah lama nggak main bola dan emang sepak bola itu kan dia cinta banget, dunianya, jiwanya (almarhum Ricky Yacobi). Golnya seperti dia main sama Austria waktu dulu jadi dia seneng banget terus dia jatuh saking senangnya," kata Harly di TPU Tanah Kusir, Sabtu (21/11).

1 dari 3 halaman

Sepak Bola adalah Jiwanya

Ricky Yacobi Meninggal DuniaRicky Yacobi Meninggal Dunia © 2020 https://www.Instagram.com/rijacobi

" Buat saya satu, sepak bola itu udah jiwanya dan mungkin perasaannya dia bahagia karena di terakhirnya dia bisa main bola bersama temen-temennya," lanjutnya.

Di mata Harly, sosok mendiang suami merupakan sosok yang baik kepada keluarga dan teman-temannya.

" Ricky itu orang baik sekali dan sangat care dengan kita semua sama temen-temennya," ungkap Harly.

2 dari 3 halaman

Kena Serangan Jantung

Ricky Yacobi Meninggal DuniaRicky Yacobi Meninggal Dunia © 2020 https://www.Instagram.com/rijacobi

Almarhum pesepakbola Ricky Yacobi meninggal karena serangan jantung saat bermain sepak bola dengan teman-temannya.

Menurut pandangan dokter, serangan jantung bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja.

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan seseorang yang mengalami serangan jantung adalah dengan melakukan CPR atau tindakan pertama pada orang yang telah berhenti bernapas.

3 dari 3 halaman

Penjelasan Dokter

Ricky Yacobi Meninggal DuniaRicky Yacobi Meninggal Dunia © 2020 https://www.Instagram.com/rijacobi

" Orang yang mengalami henti jantung bisa ditolong dengan PCR kalo diberi pertolongan cepat dan benar kemungkinan dia survive itu 40% kalo tidak dilakukan ya risikonya ya pasti meninggal mendadak," jelas Dokter Vito Damay, spesialis jantung dan pembuluh darah.

Beri Komentar