Liburan ke Swedia, Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion Ceritakan Pengalamannya Kejebak Lockdown

Reporter : Firstyo M.D.
Senin, 13 Juli 2020 17:36
Liburan ke Swedia, Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion Ceritakan Pengalamannya Kejebak Lockdown
Pengalaman mencekam Ayudia dan Ditto saat liburan ke luar negeri di masa pandemi.

Pandemi COVID-19 yang merebak ke banyak negara di dunia memang berefek ke banyak pihak, sampai-sampai beberapa negara harus menerapkan lockdown.

Melakukan lockdown di negara sendiri saja rasanya sudah sangat menyusahkan, lalu bagaimana kalau harus terjebak lockdown di negara orang?

Itulah yang terjadi pada pasangan Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion.

1 dari 5 halaman

Ditto Percussion dan Ayudia Bing Slamet bersama Jordi OnsuDitto Percussion dan Ayudia Bing Slamet bersama Jordi Onsu © youtube.com/MOP Channel

Pada Maret lalu, keduanya melakukan perjalanan ke Swedia dalam rangka membuat konten untuk channel Youtube yang memang berisi catatan traveling keduanya.

Kendati kabar tentang penyebaran COVID-19 telah menyebar, namun Ayudia mengaku bahwa dirinya memang kurang update kala itu sehingga masih merasa perjalanan bisa dilakukan. Terlebih karena tiket yang sudah dibeli sejak jauh-jauh hari.

" Gue berangkat awal Maret, itu tiketnya gue beli udah dari 2019 awal," tutur Ayudia dalam sesi interview bersama Jordi Onsu di Kakak Beradik Podcast.

2 dari 5 halaman

Menjelang keberangkatan, tiba-tiba muncul perasaan nggak enak dari Ayudia dan Ditto.

" Gue sampai bilang, 'Dit, feeling gue nggak enak, gue nggak papa kok nggak berangkat'," ujar Ayudia.

Pada akhirnya keduanya tetap berangkat karena usaha untuk melakukan reschedule tidak menemui titik temu akibat miskomunikasi dengan pihak agen perjalanan.

" Akhirnya dengan rada berat hati dan gue juga spaneng, kita berangkat."

3 dari 5 halaman

Ditto Percussion dan Ayudia Bing SlametDitto Percussion dan Ayudia Bing Slamet © youtube.com/MOP Channel

Sesampainya di Stockholm, rupanya kondisi sama sekali tidak menggambarkan sedang terjadi sebuah wabah mematikan.

Ayudia menceritakan bahwa di Stockholm, orang-orang kelihatan sangat santai seolah nggak terjadi apa-apa, meskipun ada papan peringatan untuk mewaspadai COVID-19.

" Ternyata pas kita found out dari Twitter segala macem, di Stockholm itu sesantai itu," ujar Ayudia

" Dan sampai sekarang satu-satunya negara Eropa yang nggak lockdown itu Sweden," lanjut Ditto.

Waduh.

4 dari 5 halaman

Ayudia dan Ditto pun mengubah rencana liburan mereka. Pada akhirnya, keduanya memilih untuk nggak bepergian ke tempat umum.

" Gue cuma nginep-nginep di hotel, sama ada campground di pinggir danau. Yaudah kita di situ-situ aja," ujar Ayudia.

Keduanya meninggalkan Swedia di saat yang tepat karena situasi yang ternyata sudah semakin memburuk.

" Hari itu kita sampai, baru satu (penderita COVID-19). Pas kita mau pulang, tau berapa? Udah 900 (orang). Dua minggu," ujar Ditto.

Di bandara Indonesia pun, ternyata keduanya tiba di hari terakhir sebelum protokol diperketat.

" Pas di Indonesia, mbak-mbaknya bilang 'Oh dari Swedia, besok udah nggak bisa masuk nih'. Mbak-mbaknya bilang gitu, hahahaha," Ditto mengisahkan.

Beri Komentar