Keren, Gadis Berusia 19 Tahun ini Pecahkan Rekor Jadi Pilot Termuda yang Keliling Dunia Sendirian!

Reporter : Kurnia
Minggu, 23 Januari 2022 11:56
Keren, Gadis Berusia 19 Tahun ini Pecahkan Rekor Jadi Pilot Termuda yang Keliling Dunia Sendirian!
Zara menjadi pilot termuda sekaligus wanita pertama yang keliling dunia sendirian

Cetak rekor baru, petualangan seorang pilot gadis berusia 19 tahun yang keliling dunia keturunan Inggris Belgia memecahkan dua Guinness World Records.

Berhasil keliling dunia sendirian, Zara Rutherford menjadi wanita termuda yang mengelilingi dunia sendirian.

1 dari 5 halaman

Diketahui, Zara Rutherford mendarat pada Kamis 20 Januari di Bandara Kortrijk-Wevelgem Belgia, setelah menyelesaikan misi perjalanannya yang lebih dari 32.300 mil.

Dikutip dari laman UPI pada Sabtu (22/1) Zara mendapatkan Guinness World Records untuk wanita termuda yang mengelilingi dunia sendirian dan wanita pertama yang mengelilingi dalam pesawat microlight. Keren!

2 dari 5 halaman

Menjadi sorotan dunia, gadis belia berusia 19 tahun itu sebelumnya bahkan berhasil memecahkan rekor  dan mengalahhkan pilot dari AS bernama Shaesta Waiz. Perempuan yang dikalahkan Zara itu berusia 30 tahun ketika dia mengelilingi dunia tanpa pendamping pada tahun 2017 silam.

Kini menjadi pemecah rekor dunia baru, Zara yang menjadi pilot muda ini mengatakan jika awalnya ia memperkirakan upaya rekornya akan memakan waktu sekitar tiga bulan ketika berangkat dengan pesawat ultralight Shark miliknya pada 18 Agustus 2021 lalu.

Zara RutherfordZara Rutherford © Liputan6.com

3 dari 5 halaman

" Saya akan mengatakan bahwa bagian tersulit adalah terbang di atas Siberia, sangat dingin," kata Rutherford seperti dikutip dari CNN setelah mendarat di Belgia.

Tetapi dia akhirnya menghadapi banyak penundaan di sepanjang jalan karena masalah visa, cuaca berbahaya, dan Covid-19 yang mengguncang dunia.

" Suhu di darat minus 35 derajat Celcius," ungkap gadis berusia 19 tahun yang sudah berhasil mengelilingi dunia sendiri tanpa pendamping itu.

4 dari 5 halaman

" Jika mesin mati, saya membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelamatkan diri, dan saya tidak tahu berapa lama saya bisa bertahan."

Zara Rutherford yang berencana untuk belajar teknik komputer ketika dia mulai kuliah pada September 2021 lalu itu mengatakan dia ingin meningkatkan visibilitas bagi wanita dalam menerbangkan pesawatnya, loh.

Zara RutherfordZara Rutherford © Liputan6.com

Beri Komentar