© Shutterstock
Seorang wanita asalah Brasil, Ana Paula Coutinho mendatangi sebuah pesta kolam renang bersama kekasihnya, Nikolas Iori Maichon.
Dalam momen ini keduanya seharusnya menghabiskan waktu bersama, namun tak butuh lama ternyata keadaan justru berubah secara drastis dan menjadi sebuah insiden pembunuhan.
Dilansir dari Daily Mail, menurut laporan saksi kejadian berawal ketika area dada Ana terekspos saat dia melompat ke kolam renang karena bikininya melorot.
Ilustrasi kolam renang © clubparadisepalawan.com
Melihat hal ini, nikolas menuduh Ana sengaja melakukannya untuk mencari perhatian. Ia pun nampak segera memukuli kekasihnya ini dengan kasar dan memasukkannya ke dalam mobil. Pada saat itu Ana terlihat sudah tak sadarkan diri.
Nikolas yang sadar bahwa Ana telah meninggal langsung membawanya ke rumah sakit dan melarikan diri. Ia menghubungi keluarga Ana dan memberi tahu bahwa putrinya tewas karena tenggelam di kolam usai dibantu olehnya melakukan tindakan penyelamatan.
Ilustrasi wanita galau © 2019 https://www.diadona.id
Namun ketika pihak keluarga tiba, mereka justru tak melihat sosok Nikolas. Hal ini pun semakin menguatkan kecurigaan setelah dokter mengabarkan jika penyebab kematian Ana adalah karena cedera kepala.
Nikolas pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Sebelum melakukan tindakan keji ini, Nikolas menjadi DPO karena kasus penipuan sejak Desember 2020 silam.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah