Frustrasi Dimintai Uang Suap oleh Polisi, Pria Uganda Ini Sampai Nekat Bakar Diri!

Reporter : Mila Ismiranda
Senin, 6 Juli 2020 17:32
Frustrasi Dimintai Uang Suap oleh Polisi, Pria Uganda Ini Sampai Nekat Bakar Diri!
Tragis, pria ukraina ini meninggal karena bakar diri!

Pria itu bernama, Hussein Walugembe. Diketahui ia meninggal dunia setelah membakar dirinya sendiri di kantor polisi usai diduga dimintai uang suap oleh polisi untuk melepaskan motornya yang ditilang karena melanggar aturan PSBB.

 

1 dari 2 halaman

Kronologi Kejadian

Pada awalnya, Hussein diketahui punya sepeda motor yang ia gunakan untuk bekerja sebagai ojek. Malangnya motor tersebut ditilang saat ia dipinjamkan ke temannya. Motor tersebut ditilang lantaran melanggar jam malam, seperti melansir Aljazeera.

Menurut pengakuan Mohammed, juru bicara kepolisian, mengetahui hal tersebut Hussein mendatangi kantor polisi. Sayangnya, ada oknum polisi yang memintainya uang suap sebesar 40 dollar AS atau sekitar Rp 581.000 untuk melepaskan motor tersebut.

Frustrasi Dimintai Uang Suap oleh Polisi, Pria Uganda Ini Sampai Nekat Bakar Diri!Frustrasi Dimintai Uang Suap oleh Polisi, Pria Uganda Ini Sampai Nekat Bakar Diri! © twitter

Tak tahan permintaannya ditolak, Hussein frustrasi dan menyiram dirinya dengan bensin yang ia sembunyikan di saku di jaketnya dan membakar dirinya sendiri.

" Dia berusaha meraih petugas itu agar mereka mati bersama, tetapi si petugas melarikan diri dengan luka bakar ringan," jelas markas besar kepolisian nasional dalam sebuah pernyataan.

2 dari 2 halaman

Tersangka Sudah Tertangkap

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, akhirnya dua oknum polisi berhasil ditangkap.

Sebelumnya Uganda memang menerapkan lockdown ketat untuk menghentikan penyebaran virus Corona. Namun hal tersebut dimanfaatkan oleh aparat kepolisian yang nakal untuk mendapatkan keuntungan. Termasuk pemukulan, penahanan dan pemerasan seperti yang dialami Hussein.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua ya. Memang sulit bertahan di tengah pandemi ini, tapi janganlah kejam kepada orang lain.

Beri Komentar