© Kliktodaynews
Jumlah angka pembunuhan di Indonesia masih terbilang sangat tinggi, termasuk juga aksi bunuh diri yang diakibatkan permasalahan ekonomi juga banyak terjadi di masyarakat, seperti halnya peristiwa di Jember ini.
Menurut Merdeka.com, Seorang istri di Jember ditemukan tewas meninggal di rumahnya, Selang beberapa saat setelah penemuan jenazah, juga ditemukan jenazah suami sekitar beberapa meter dari rumahnya yang diduga bunuh diri.
Yang membuat sangat menyedihkan, menurut laporan saksi yang pertama kali menemukan jenazah sang istri adalah buah hati mereka, bocah perempuan yang masih berusia 3 tahun.
" Bermula dari tetangga yang masih sepupu korban. Mereka mendengar teriakan dari anak perempuan yang berusia tiga tahun," ujar Kapolsek Patrang Iptu Sholihin Agus Wijaya saat ditemui merdeka.com di kamar jenazah RSD dr Soebandi, Jember.
Tetangga yang kaget mendengar teriakan tangis balita tiga tahun itu mendatangi rumah tersebut. " Anak perempuan itu kemudian menunjuk-nunjuk tubuh ibunya di dalam kamar yang sudah penuh darah," kata Sholihin.
Korban, Khotijah (33) ditemukan tak bernyawa dalam kondisi terlentang di salah satu kamar yang ada di rumah tersebut. Pemeriksaan sementara, terdapat luka robek di bagian wajah akibat pukulan benda tumpul.
" Sehari-harinya, pasangan ini memang tinggal bersama dengan seorang buah hati mereka yang baru berusia 3 tahun," lanjut Sholihin.
Pasangan ini tinggal di rumah mereka yang sederhana di Lingkungan Semenggu, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Adapun jenazah sang suami ditemukan tergantung di sebuah pohon yang masuk Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang. " Setelah kita cek, ternyata benar, jenazah yang gantung diri itu adalah suami korban H," papar Sholihin.
Berkembang dugaan, sang suami, yakni Ahmad Riyanto (31) bunuh diri setelah membunuh istrinya sendiri, Khotijah.
" Dugaan sementara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), karena percekcokan. Tetapi masih kita selidiki," lanjut Sholihin.
Polisi sudah memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini. " Barang bukti yang diamankan adalah kayu yang ada bercak darah yang diduga digunakan sebagai alat pemukul," papar Sholihin.
Dikabarkan, bayi tersebut awalnya histeris dan menangis melihat jenazah ibunya, namun kini kondisinya sudah stabil.
Duh, kasihan banget! Menurut kalian gimana? Tulis di kolom komentar ya
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif