Dibawa ke Acara Hajatan Oleh Orang Tuanya, Bayi 50 Hari di Cirebon Positif Covid-19!

Reporter : Nasa
Minggu, 7 Juni 2020 11:14
Dibawa ke Acara Hajatan Oleh Orang Tuanya, Bayi 50 Hari di Cirebon Positif Covid-19!
Padahal ayah dan ibunya negatif. Wah kasian banget adik bayinya.

Seorang bayi berusia 50 hari di diketahui positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Bayi tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah dibawa ke acara hajatan oleh kedua orang tuanya.

Melansir dari laman Liputan6 (7/6/2020), sampai dengan saat ini di Kabupaten Cirebon terdapat 14 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Termasuk bayi berusia 50 hari tersebut.

"Pada Sabtu ini di Kabupaten Cirebon terdapat penambahan kasus positif Covid-19, di mana menimpa seorang bayi berusia 50 hari," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan Sabtu, (6/6/2020).

1 dari 3 halaman

Ilustrasi BayiIlustrasi Bayi © melrosewakefield.org

2 dari 3 halaman

Kabarnya, bayi berusia 50 hari ini terpapar Covid-19 dari pamannya yang baru tiba dari daerah episentrum. " Riwayat kontak dengan pamannya yang datang dari episentrum pada saat hajatan," sambungnya.

Kemudian dijelaskannya, bayi yang terpapar virus corona jenis baru ini mengalami gejala klinis, yakni suhu tubuh menvapai 38 drajat celcius, batuk, sesak nafa, hingga diare.

Setelah memunculkan gejala tersebut, oleh orang tuanya dilakukan rapid test ke rumah sakit. Sang ibu ternyata diketahui non reaktif, sedang hasil rapid test sang ayang malah menunjukkan reaktif.

" Sehingga dilakukan tes swab dan hasilnya memang bayi berusia 50 hari itu positif Covid-19, sedangkan ayah dan ibunya negatif," paparnya.

3 dari 3 halaman

Gugus Tugas Mengupayakan Pelacakan

Setelah mengetahui bahwa bayi berusia 50 hari ini positif, Gugus Tugas langsung melakukan pelacakan pada mereka yang pernah melakukan kontak dengan bayi dan juga paman dari bayi tersebut.

" Untuk itu kami meminta izin keramaian hajatan untuk diperketat serta harus memperketat orang yang datang dari episentrum," tandasnya.

Semoga adik bayi berusia 50 hari ini bisa lekas sembuh ya. Kejadian ini semoga bisa kembali mengingatkan kita untuk terus waspada akan penyebaran Covid-19.

Beri Komentar