Awas, Ini nih Akibatnya Kalau Kamu Kerja Keras Bagai Kuda!

Reporter : Mila Ismiranda
Selasa, 23 Februari 2021 09:57
Awas, Ini nih Akibatnya Kalau Kamu Kerja Keras Bagai Kuda!
Segala sesuatu yang berlebihan memang gak baik, termasuk soal pekerjaan.

Segala sesuatu yang berlebihan itu memang gak baik. Pun dalam hal pekerjaan.

Sebenarnya bekerja keras itu gak masalah. Tapi bahaya kalau sudah jadi workaholic. Selalu pulang belakangan di kantor, weekend atau hari libur tetap bekerja, pokoknya hidupnya selalu kerja, kerja, dan kerja.

Sementara hidup ini gak melulu soal urusan kerja. Kamu juga pasti punya keluarga dan kehidupan pribadi yang perlu juga diperhatikan. Kalau kamu cuma asik mengejar karier tanpa henti, namanya kamu sudah bekerja berlebihan. 

Apa aja bahaya kerja berlebihan? Langsung simak aja artikel di bawah yuk!

1 dari 3 halaman

Menjauhkan yang Dekat

Bekerja terlalu keras membuat kamu menghabiskan lebih banyak di kantor. Tanpa sadar, hal ini akan menjauhkan kamu dari keluarga dan kerabat dekat, misalnya istri/suami, anak, orangtua, dan sahabat-sahabat. Gimana enggak, komunikasimu sama mereka pasti akan berkurang karena tertalu sibuk bekerja.

Coba introspeksi diri deh. Apa kamu mengetahui kabar mereka? Apakah mereka baik-baik saja? Kalau kamu gak mengetahuinya, berarti pertanda bahwa kamu menjauh dari mereka. Kalau memang kondisinya saat ini demikian, mulai sekarang berubah.

Saat pekerjaan sudah selesai, segera pulang. Kalau keluargamu jauh di luar kota atau luar negeri, sempatkanlah untuk menghubungi mereka, entah itu via telepon, SMS, atau video call.

2 dari 3 halaman

Hilang Fokus

Kerja berlebihan malah bisa menghilangkan fokus. Kok bisa? Itu karena kamu ingin menyelesaikan beberapa tugas atau pekerjaan sekaligus, meskipun belum deadline.

Memang bagus sih, tetapi bisa bikin kamu overload. Akhirnya kamu jadi kelelahan dan kehilangan fokus.

3 dari 3 halaman

Gampang Emosi

Selain itu, dampak kerja terlalu keras bisa menimbulkan gangguan emosional. Mudah marah terhadap orang di sekelilingmu, seperti rekan kerja, sahabat, bahkan keluarga.

Oleh karena itu, kalau sudah merasakan tanda-tanda seperti ini, segera istirahat sejenak. Kamu juga bisa memanfaatkan hari libur untuk refreshing atau mengambil cuti untuk berlibur.

Gak ada salahnya lho untuk melupakan soal pekerjaan sebentar. Sehingga badan menjadi rileks, pikiran pun lebih segar, dan bisa kembali beraktivitas dengan semangat baru.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Beri Komentar