Ada Hotel Mengerikan yang Khusus untuk Orang Mati! Seperti Apa ya?

Reporter : Bagus Prakoso
Kamis, 24 September 2020 19:20
Ada Hotel Mengerikan yang Khusus untuk Orang Mati! Seperti Apa ya?
Hotel ini justru dibuat khusus untuk menginapnya orang mati.

Hotel adalah tempat menginap bagi para traveler yang berada di suatu tempat ketika sedang berlibur. Dalam hotel, kita bisa istirahat dengan nyaman seperti rumah sendiri. Biasanya, dalam kamar tidur hotel kamu akan diberi fasilitas seperti kasur, kamar mandi, sampai fasilitas untuk sarapan.

Tapi, kalau mendengar hotel untuk orang mati, apa yang ada di pikiranmu? Tentunya sangat mengerikan, bahkan kamu akan menganggap kalau hotel tersebut sangat berhantu.

Ternyata, ini beneran ada, lho. Melansir dari Oddity Central, Hotel yang berada di Yokohama Jepang ini memang dikhususkan untuk mayat atau orang mati. Seperti apa sih hotel ini?

1 dari 1 halaman

Hotel Lastel

Hotel Orang MatiHotel Orang Mati © nytimes.com/Ben C. Solomon

Hotel Lastel yang berada di Kota Yokohama ini dijalankan oleh Hisayoshi Teramura. Sekilas hotel ini memang seperti bangunan lainnya. Namun, ketika memasukinya, kamu nggak akan menemukan kamar-kamar atau fasilitas lainnya seperti hotel pada umumnya. Melainkan kamu justru akan melihat peti mati yang di dalamnya ada orang yang telah terbujur kaku tak bernyawa.

Di Jepang, per 2010 total kematian mencapai 1,2 juta. Angka kematian tahunan berada di 0,95 persen, sedangkan rata-rata global hanya 0,84 persen. Selain itu, Orang jepang cenderung berbelanja secara royal hanya untuk memakamkan sanak saudara mereka. Seperti biaya bunga, peti mati, sampai upacara peringatan. Hal inilah yang tampaknya dimanfaatkan oleh Hisayoshi Teramura sebagai peluang bisnis.

Hotel Orang MatiHotel Orang Mati © nytimes.com/Ben C. Solomon

Biayanya ternyata juga nggak main-main. Mayat yang disimpan di hotel ditempatkan di peti mati yang sudah berfasilitas pendingin dengan harga sekitar 12.000 yen atau sekitar Rp 1,6 juta. Mereka akan berbaring di hotel tersebut sembari menunggu tersedianya lubang di salah satu krematorium yang sudah terlalu penuh di kota.

Meskipun tempat ini berada di tengah kota, namun, tetangga sekitar nampaknya nggak memiliki firasat sedikit pun bahwa mereka tidur setiap malam di samping sekelompok mayat. Hayo, berani nggak tidur di sana?

Beri Komentar