5 Tradisi Unik dan Nyeleneh Merayakan Tahun Baru di Berbagai Dunia

Reporter : Bagus Prakoso
Kamis, 31 Desember 2020 07:20
5 Tradisi Unik dan Nyeleneh Merayakan Tahun Baru di Berbagai Dunia
Ada yang menjual celana dalam sampai melempar piring.

Tahun baru memang erat kaitannya dengan perayaan yang meriah. Umumnya, masyarakat akan disambut dengan kembang api yang menghiasi langit malam tahun baru. Tak hanya itu, trompet tahun baru akan menggema sepanjang malam hingga pergantian tahun.

Nah, ternyata, perayaan perayaan tahun baru juga berbeda di setiap daerah. Bahkan ada yang mempunyai tradisi-tradisi unik untuk menyambut malam pergantian tahun. Apa saja itu?

1 dari 5 halaman

Menjual Celana Dalam Warna-warni di Meksiko

Ilustrasi Celana DalamIlustrasi Celana Dalam © unsplash.com/Dainis Graveris

Orang Meksiko memiliki tradisi menyambut tahun baru yang cukup nyeleneh. Masyarakat di Meksiko akan menghadirkan atau menjual beberapa celana dalam wanita berwarna warni.

Pada malam Tahun baru ini, para wanita di Meksiko akan memilih dan membeli celana dalam dengan warna-warna yang cerah untuk dikenakannya. Mereka percaya setiap warna memiliki arti tersendiri di tahun yang baru.

Contohnya warna merah yang memiliki arti kehidupan cinta yang berjalan lancar. Sedangkan warna kuning berarti akan mendapatkan kekayaan. Untuk warna putih mencerminkan kesehatan.

2 dari 5 halaman

Mengecat Merah Pintu depan Rumah di China

Ilustrasi Pintu MerahIlustrasi Pintu Merah © unsplash.com/Craig Tidball

Di China, sangat erat dengan warna merah. Bagi mereka kesejahteraan, kekuatan, dan keberuntungan dilambangkan dengan warna merah. Tak heran jika menjelang akhir Tahun Baru, pintu-pintu rumah di China akan dicat berwarna merah.

Namun, tradisi ini biasanya digelar di tahun baru China, atau Imlek. Warna merah dipercaya bisa mengusir Nian, sejenis makhluk buas yang keluar menjelang pergantian tahun.

3 dari 5 halaman

Lempar Piring di Denmark

Ilustrasi Piring PecahIlustrasi Piring Pecah © unsplash.com/CHUTTERSNAP

Masyarakat Denmark ternyata memiliki tradisi yang cukup unik dalam menyambut tahun baru. Tepat di malam pergantian tahun, masyarakat Denmark akan memecahkan piring, atau kaca ke tembok atau pintu. Pecahan piring inilah yang diyakini akan membawa keberuntungan.

Semakin tinggi tumpukan pecahan piring di depan pintu, mengindikasikan kamu orang yang cukup dikenal.

4 dari 5 halaman

Membunyikan Lonceng 108 kali di Jepang

Ilustrasi LoncengIlustrasi Lonceng © unsplash.com/Cristiano Pinto

Masyarakat Jepang punya tradisi yang cukup unik ketika merayakan Tahun Baru. Namanya adalah Joya no Kane. Upacara ini dilakukan dengan membunyikan lonceng sebanyak 108 kali. Hal ini diyakini untuk mengusir kejahatan dan dosa manusia.

Menurut kepercayaan, 108 adalah jumlah roh jahat yang hidup di bumi. Dengan membunyikan lonceng kuil sebanyak 108 kali, mereka percaya roh-roh jahat akan terusir dari kehidupan manusia selama satu tahun ke depan.

5 dari 5 halaman

Makan 12 Anggur di Spanyol

Ilustrasi Buah AnggurIlustrasi Buah Anggur © 2020 https://rawpixel.com

Masyarakat Spanyol menyambut tahun baru dengan memakan 12 buah anggur saat tengah malam. Mereka meyakini jika memakan buah anggur akan menangkal nasib buruk. Selain itu, 12 buah anggur dimakan agar untuk mendapatkan 12 bulan yang manis sepanjang tahun.

Beri Komentar