© Shutterstock.com/g/bbernard
Bicara soal pacaran, biasanya banyak pasangan yang sebentar-sebentar pengen ketemu. Alasannya tidak lain dan tidak bukan, pasti kangen dan nggak sabar pengen bertatap muka.
Tapi tau nggak sih, sebuah penelitian justru menyarankan agar pasangan kekasih sebaiknya ketemu 2 kali aja dalam seminggu. Kenapa?
Scott Carrol, seorang psikiater sekaligus penulis sebuah buku menyatakan bahwa terlalu sering bertemu pasangan justru bisa menimbulkan kecemasan yang berpotensi merusak hubungan. Jadi, di awal hubungan, sebaiknya intensitas pertemuan itu diatur biar nggak terlalu sering.
Ilustrasi Bersantai © freepik.com/senivpetro
Selain itu, dengan nggak bertemu pasangan, kamu akan lebih bisa memiliki 'me time'. Sekalipun punya pasangan, kamu tetep perlu mempertahankan individualitas dan kebebasan diri sendiri loh.
Pertemuan yang jarang tapi tetap dijadwalkan secara rutin, justru bisa membantumu untuk lebih mengenal si dia. Kamu akan lebih bisa menikmati setiap perjumpaan kalian dan memanfaatkannya untuk lebih mengenal satu sama lain.
Lagipula, pertemuan yang jarang tapi tetap rutin terjadwal akan membuat hubungan bisa tumbuh secara perlahan. Nggak usah buru-buru, toh romantisme hubungan akan lebih mudah dinikmati..
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet