7 Tips Menjadi Ibu Mertua yang Baik dan Memiliki Hubungan Harmonis dengan Menantu

Reporter : Yoyok
Rabu, 8 September 2021 06:50
7 Tips Menjadi Ibu Mertua yang Baik dan Memiliki Hubungan Harmonis dengan Menantu
Gak baik juga lho berantem mulu dengan menantu

Dalam sebuah rumah tangga, problematika tidak hanya datang dari suami istri aja lho. Mertua juga tidak jarang menjadi prahara dalam sebuah rumah tangga.

Padahal, mungkin maksud mertua baik dalam rumah tangga anak dan menantunya. Namun, sering kali penerapannya salah dan membuat menantu tidak nyaman.

Maka dari itu, tidak heran jika banyak menantu dan ibu mertua sering berbeda pendapat. Tapi, buat kamu yang ingin jadi ibu mertua yang baik, ada tipsnya kok.

Dikutip dari SehatQ, berikut ini adalah tujuh tips menjadi ibu mertua yang baik dan menjalin hubungan harmonis dengan menantu.

1 dari 8 halaman

Tidak Memberi Nasihat Jika Tidak Diminta

Sangat wajar jika mertua memiliki banyak ide yang bisa ia bagi dengan menantu. Namun, sering kali mertua tidak sabar dan membagikan semua idenya, yang jatuhnya malah jadi menggurui menantu.

Lebih baik menahan diri untuk menyampaikan ide kepada menantu kecuali diminta.

Ilustrasi Mertua dan MenantuIlustrasi Mertua dan Menantu © shutterstock.com/g/motortionfilms

2 dari 8 halaman

Tidak Menyindir

Sikap menantu memang tidak jarang tidak disukai oleh mertua. Namun, bukan berarti mertua perlu memberikan sindiran kepada menantu.

Lebik baik sampaikan dengan tenang dan ramah bahwa sikap menantu tersebut tidak kamu sukai.

3 dari 8 halaman

Komunikasi

Kamu juga perlu paham bagaimana pola komunikasimu dengan menantu. Jika dirasa belum terlalu baik, maka kamu bisa memulainya dengan bertanya kepada anak.

Memiliki pola komunikasi yang baik dengan menantu memang tidak bisa mencari hanya dalam waktu singkat. Namanya juga menjalin hubungan, butuh waktu dalam memabngun sebuah ikatan, termauk antara menantu dan mertua.

ilustrasi mertua menantuilustrasi mertua menantu © romper.com

4 dari 8 halaman

Menerima Apa Adanya

Menantu merupakan seseoraq yang buah hatimu pilih untuk menjadi pendampingnya. Kamu juga sebagai mertua juga sudah menyetujui bahwa ia adalan menantumu.

Maka dari itu, baik itu kekurangan maupun kelebihan menantu, sudah sepatutnya kamu sebagai mertua harus menerimanya apa adanya. Ingat, menantu juga sama dengan anak lho.

5 dari 8 halaman

Menawarkan Bantuan

Tips berikutnya untuk memiliki hubungan yang harmonis dengan manantu adalah menawarkannya bantuan. Sebagai contoh, kamu bisa menawakan untuk menjaga cucu agar menantu bisa istirahat sejenak.

Selain dapat menjalin hubungan yang baik dengan menantu, perilaku ini juga dapat menumbuhkan rasa respek satu sama lain.

ilustrasi mertua menantuilustrasi mertua menantu © freepik.com/pressfoto

6 dari 8 halaman

Jangan Buat Anak Memilih Ibu atau Istrinya

Tidak jarang seorang ibu merasa tergeser perannya ketika sang anak sudah memiliki pasangan. Karena hal ini, mereka jadi tidak menyukai menantunya yang tidak tahu salahnya dimana.

Yang kelewatan adalah jika kamu menempatkan posisi sulit bagi anak untuk memilih ibunya atau istrinya. Selain tidak bijak, kamu juga bisa membuat renggang hubunganmu dengan anak.

7 dari 8 halaman

Hargai Keputusan Anak dan Menantu

Apapun keputusan anak dan menantu, hargai itu. Sadari betul bahwa kamu tidak harus selalu ikut campur dalam setiap kegiatan atau keputusan anak dan pasangannya. Mereka berhak memiliki privasi dan kehidupan sendiri.

Sering kali ketika anak dan pasangan mengambil keputusan yang membuatmu kecewa, pikiran negatif tersebut akan membebani kesehatanmu. Selain menjaga hubungan baik dengan anak dan menantu, mengharagi keputusan mereka juga bisa menjaga kesehatanmu.

ilustrasi mertuailustrasi mertua © asiaweddingnetwork.com

Beri Komentar