© Shutterstock
Saat bangun tidur, kamu mungkin menyadari rambut tampak mengembang, kusut, dan lebih susah disisir. Rambut yang kusut ini bisa menjadi akar masalah dari kerontokan atau kerusakan rambut lainnya.
Agar rambut tetap rapi saat tidur, kamu bisa berbaring dengan posisi yang benar. Untuk itu, kamu perlu mengetahui posisi rambut saat tidur yang tepat.
Kalau kamu ingin mengetahui posisi rambut yang benar saat tidur, pilihlah posisi tidur telentang. Tidur telentang membantu rambut terurai lurus dan tidak tertindih badan.
Posisi miring atau tengkurap justru bisa memberi tekanan berlebih pada rambut sehingga mudah kusut.
Sebelum merebahkan tubuh, angkat rambut ke atas seperti akan mengikat rambut. Dengan begitu, rambut akan terurai lurus ke atas kepala saat kamu telentang. Posisi ini membuat rambut tidak tertindih oleh kepala dan bagian tubuh lainnya.
Membiarkan rambut tertindih saat tidur bisa memberikan tarikan dan gesekan pada batang rambut. Hal ini bisa membuat rambut rusak dan bercabang.
Menyisir rambut sebelum beranjak ke kasur bisa mengurai helai demi helai rambut, sehingga mengurangi rambut terbelit saat tidur. Selain itu, menyisir rambut bisa meratakan minyak alami dari kulit kepala ke ujung rambut. Dengan begitu, batang rambut tetap lembap dan ternutrisi.
Selain mengetahui posisi rambut yang benar saat tidur, kamu juga perlu paham lingkungan yang baik untuk kesehatan rambut.
Melansir studi terbitan International Journal of Women’s Dermatology (2021), tidur menggunakan sarung bantal satin atau sutra bisa mengurangi rambut kering dan mengembang. Hal ini karena benang satin atau sutra punya tekstur yang sangat halus sehingga mengurangi gesekan antara rambut dan sarung bantal.
Langsung tidur saat rambut masih basah bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti batang rambut 'bengkak' atau hygral fatigue. Rambut dengan kondisi ini rentan kehilangan lapisan pelindung terluarnya. Akibatnya, rambut bercabang dan mudah rapuh.
Selain itu, bantal yang basah bisa memicu pertumbuhan jamur di kulit kepala. Hal ini memicu pertumbuhan ketombe.
Sebaiknya, jangan mengikat rambut saat tidur. Hal ini karena ada tekanan berlebih pada bagian rambut yang terikat. Hal ini membuat rambut rentan patah dan kusut.
Selain itu, mengikat rambut berarti menarik rambut mendekati kulit kepala. Kalau mengikat rambut terus-menerus dalam jangka waktu lama, kamu bisa mengalami rambut rontok parah atau hingga kebotakan. Kondisi ini disebut dengan alopesia traksi.
Semoga informasi ini bermanfaat ya!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
