© Shutterstock.com
Kini bertubuh kurus, Bams eks Samsons beberapa lalu mengejutkan publik dengan pengakuannya yang sempat mengidap penyakit kanker yang langka. Diungkapkan Bams jika penyakit ini menimpanya lantaran ia melakukan olahraga dengan berlebihan.
" Kankernya itu kanker kulit dan otot, jadi kanker yang malah kena ke orang sehat. Karena hidup lu terlalu ngepush, lo jatuhnya gak sadar malah nyiksa diri. Karena lo terlalu aktif, loe terlalu banyak benturan di bagian yang keluar kankernya, jadi rata-rata kenanya malah ke atlit," jelas Bams dilansir dari channel Youtube Daniel Mananta.
Olahraga memang merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, mulai dari melancarkan alirah darah, menstabilkan tekanan darah, menjaga metabolisme tubuh, hingga keseimbangan berat badan.
Ilustrasi wanita olahraga di gym © rimma.co
Meski kegiatan yang baik bagi tubuh, namun melakukannya dengan berlebihan ternyata dapat menimbulkan dampak buruk juga bagi tubuh. Karena itu kamu perlu memerhatikan pola olahraga yang kamu lakukan, sudah ideal atau justru berlebihan.
Dilansir dari EverydayHealth.com, menurut Juru bicara untuk American Council on Exercise, Gregory Florez olahraga yang terlalu sering atau kelewat getol dapat memicu masalah jangka pendek. Beberapa di antaranya semisal peningkatan risiko cedera, kelelahan yang konstan, peningkatan denyut jantung, penurunan berat badan secara drastis, hingga penurunan sistem kekebalan tubuh.
Sementara pada jangka panjang, olahraga berlebihan dapat menimbulkan kerusakan jaringan otot, penyakit autoimun, penurunan kadar hormon alami hingga memicu penyakit langka lain seperti yang dialami Bams.
Ilustrasi Olahraga © kpopc.com
Terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penanda jika kamu telah melakukan olahraga dengan berlebihan. Dilansir dari cnnindonesia.com, misalnya seperti penurunan performa tubuh pada saat melakukan latihan yang biasa dilakukan.
Selanjutnya juga terdapat perubahan mood, jika biasanya berolahraga membuat tubuh jadi lebih segar, kamu justru mulai merasakan depresi seperti mudah marah dan gelisah.
Detak jantung lebih cepat, disela olahraga jantung dapat berdetak lebih cepat dari biasanya. Hal ini dapat menjadi penanda jika tubuh sudah melampaui batas.
Terakhir, menurut Seorang ahli biokimia, Shawn M, Talbott mengungkapkan bahwa kelesuan baik secara mental maupun fisik adalah tanda utama latihan atau olahraga berlebih (overtraining).
Agar tak berdampak buruk bagi tubuh, kenali kebutuhan olahraga tubuh dan tanda-tanda jika kamu telah berolahraga dengan berlebih ya. Jangan sampai bukan sehat, namun justru dampak buruk yang didapat. Keep it healthy, guys!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet