Penting, Ini Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan

Reporter : Mila Ismiranda
Jumat, 20 Januari 2023 06:57
Penting, Ini Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan
Wajib dilakukan nih.

Stroke terjadi saat suplai darah ke otak terganggu secara tiba-tiba, sehingga otak tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi itu juga bisa disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah, sehingga darah tumpah ke ruang-ruang di sekitar sel otak. 

Meskipun gejalanya ringan, stroke ringan tetap keadaan darurat medis. Pertolongan pertama pada gejala stroke bisa meningkatkan peluang seseorang untuk bertahan hidup dan menurunkan risiko kecacatan jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk melakukan tindakan pertolongan medis dengan cepat. 

1 dari 5 halaman

Mengenali Tanda-Tanda Darurat Stroke

Untuk bisa memberikan pertolongan pertama pada gejala stroke, penting untuk mengingat tanda-tanda daruratnya:

  • Face (wajah). Apakah wajah pengidap terkulai di satu sisi ketika ia mencoba untuk tersenyum?
  • Arms (lengan). Apakah salah satu lengan lebih lemah ketika ia mencoba untuk mengangkat kedua tangan?
  • Speech (kemampuan bicara). Apakah orang tersebut mengulangi kalimat sederhana? Dan apakah ucapannya cadel atau sulit dimengerti?
  • Time (waktu). Setiap menit sangat berarti bagi pengidap stroke. Jika kamu melihat tanda-tanda peringatan di atas, maka segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2 dari 5 halaman

Usai mengecek tanda-tanda darurat di atas, sembari menunggu pertolongan medis atau ambulans, kamu perlu melakukan tindakan pertolongan berikutnya. 

Kalau pengidapnya sadar:

  • Posisikan pengidap dengan kepala dan bahu berada pada posisi lebih tinggi. kamu bisa menggunakan sesuatu yang empuk sebagai bantalan.
  • Jaga suhunya tubuhnya tetap nyaman.
  • Longgarkan semua pakaian yang tampak ketat.
  • Pastikan jalan napasnya bersih, tidak tersumbat, dan tidak sesak.
  • Hindari memberikan makanan atau minuman.

3 dari 5 halaman

Kalau pengidap tidak sadarkan diri:

  • Periksa apakan dada pengidap tampak naik. Dengarkan apakah ia bisa bernapas.
  • Kalau orang tersebut tidak bernapas, bersiaplah untuk melakukan resusitasi kardiopulmoner (CPR). 
  • Biarkan pengidap berbaring telentang.
  • Berlututlah di samping pengidap dan berikan 30 kompresi. Dorong secara keras dan cepat.
  • Berikan napas bantuan. Lakukan ini dengan memiringkan kepala ke belakang dan mengangkat dagunya. Berikan napas bantuan dengan menutup hidung dan berikan napas mulut ke mulut.
  • Lakukan serangkaian kompresi dan napas buatan sampai pengidap menunjukkan adanya tanda kehidupan, atau setidaknya sampai tenaga medis tiba. 

4 dari 5 halaman

Perawatan Lanjutan di Rumah Sakit

Setibanya di rumah sakit, dokter akan memeriksa pengidap stroke dan melakukan serangkaian tes untuk memastikan diagnosis dan mengidentifikasi penyebabnya.

5 dari 5 halaman
Beri Komentar