11 Gejala Paru-Paru Basah pada Orang Dewasa dan Anak-Anak, Kenali Sebelum Terlambat!

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Kamis, 26 Maret 2020 23:37
11 Gejala Paru-Paru Basah pada Orang Dewasa dan Anak-Anak, Kenali Sebelum Terlambat!
Secara medis, nggak ada penyakit yang disebut dengan paru-paru basah. Meski kalau ditinjau dari segi kondisi di mana paru-paru jadi basah sih, ya ada!

Apa yang terlintas di pikiran kamu pertama kali setiap mendengar penyakit ini? Well, mungkin kamu membayangkan adanya cairan yang mengisi rongga paru-paru, makanya disebut dengan penyakit paru-paru basah. Tapi, benaran nggak sih?

Jadi sebenarnya, ada banyak pengertian mengenai penyakit paru-paru basah ini di kalangan orang awam. Ada yang menyebut bahwa pneumonia merupakan penyakit paru-paru basah, merujuk pada kondisi penyakitnya yang memang terdapat cairan di dalam paru-paru tersebut.

Tapi, nggak selalu lho keberadaan cairan atau paru-paru basah merujuk pada penyakit pneumonia. Misalnya nih ada penumpukan cairan yang terjadi di selaput paru. Nah, ini nih bukan pneumania, melainkan infeksi pada pleura.

Ada beberapa penyakit paru-paru dengan kondisi terdapat cairan di dalam organnya, diantaranya Acute Respiratory Distress Syndrome, atau sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia, dan TBC.

Biar orang-orang nggak salah mengenali, maka artikel Diadona di bawah bakalan tetap membahas dengan sitilah paru-paru basah, namun dengan penjelasan yang lebih merujuk pada jenis penyakit. Simak dulu yuk!

1 dari 4 halaman

Gejala Paru-Paru Basah

Ilustrasi FluIlustrasi Flu © 2020 https://www.diadona.id/@nutricom

Penyakit sindrom gangguan pernapasan akut bisa juga disebut dengan paru-paru basah, karena terdapat cairan di dalam paru-paru tersebut.

Cedera, infeksi dan kondiisi lain menyebabkan cairan menumpuk di kantung udara. Pembengkakan ini terjadi di seluruh paru-paru, dan cairan serta protein akhirnya bocor keluar dari kapiler ke alveoli, yang menyebabkan penderitanya jadi kesulitan bernapas.

Akhirnya, paru-paru nggak bisa bekerja dengan benar. Paru-paru nggak bisa mengisi udara dengan cara normal, dan nggak bisa mengeluarkan karbondioksida dengan baik juga.

Gejala paru-paru basah, atau yang lebih spesifik ke arah ARDS yakni

  • Sesak napas
  • Tekanan darah rendah
  • Nafas cepat
  • Detak jantung cepat
  • Batuk
  • Demam
  • Nyeri di dada, terutama saat kamu berusaha untuk menarik napas dalam
  • Merasa bingung atau lelah
  • Bibir atau kuku berwarna biru. Ini terjadi karena kamu kekurangan oksigen dalam darah
  • Pusing
  • Denyut nadi yang cepat

Gejala paru-paru basah atau ARDS ini biasanya muncul satu atau tiga hari setelah cedera pada paru-paru.

Apa saja penyebabnya yang membuat gejala paru-paru basah atau ARDS ini muncul? Diantaranya:

  • Mengirup zat beracun, seperti air garam, bahan kimia, asap
  • Adanya infeksi darah yang parah
  • Infeksi paru-paru yang parah, seperti pneumonia
  • Adanya cedera yang pada dada atau kepala, misalnya karena kecelakaan mobil atau olahraga
  • Overdosis obat penenang atau antidepresan

Kalau gejala paru-paru basah atau ARDS ini muncul, jangan ragu untuk langsung datang ke dokter. ARDS adalah keadaan yang darurat medis, mengenali gejala paru-paru basah atau ARDS dan diagnosis secara dini bakalan membantu penderita selamat dari kondisinya.

Gejala Pneumonia

Nah, gejala paru-paru basah juga bisa disebut dengan gejala pneumonia. Ini karena dalam penyakit pneumonia, terdapat lendir atau nanah akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur.

Gejala paru-paru basah atau pneumonia ini bisa ringan atau berat, yang dantaranya:

  • Demam tinggi
  • Batuk dengan lendir kehijauan, kuning, ata berdarah
  • Menggigil
  • Merasa sesak nggak bisa mengatur napas, terutama saat penderita sering bergerak
  • Sering merasa lelah
  • Nggak napsu makanyaNyeri dada yang tajam dan terasa menusuk
  • Banyak muncul keringat
  • Napas dan detak jantung yang cepat
  • Bibir dan kuku yang membiru
  • Merasa kebingungan

Bakteri dan virus merupakan penyebab umum pada pada penyakit pneumonia. Nah, gejala penyakit paru-patu basah atau pneumonia yag terjadi karena bakteri, bisa datang secara perlahan atau cepat. Dan gejalanya bsia lebih serius ketimbang jenis yang lainnya.

Kalau ternyata penyebabnya adalah virus, maka gejala paru-paru basah yang muncul bisa terlihat dalam beberapa hari. Tanda-tanda awal bisa berupa demam, batuk kering, sakit kepala, lelah, dan memburuk cuman dalam satu satu atau dua hari saja.

Saat terjadi pada anak-anak, gejala paru-paru basah yang muncul akan lebih sulit untuk dikenali. Gejala yang akan terjadi, antara lain:

Napas cepat

Susah bernapas
Demam
Batuk
Mengirup
Kulit, bibir, atau ujung jadi yang terlihat biru

Kalau payi yang terdampak, maka gejala paru-paru basah yang muncul seringkali berbaur dengan hal-hal yang sering terjadi pada bayi. Apa itu? Yakni rewel dan sulit makan.

2 dari 4 halaman

Gejala Paru-Paru Basah pada Orang Dewasa

Ilustrasi FluIlustrasi Flu © 2020 https://www.diadona.id/@nutricom

Orang dewasa sering mengalami yang namanya flu dan pilek, terutama di musim-musim tertentu. Terus apa bedanya flu dan pilek ini dengan gejala paru-paru basah? mengingat dari artikel Diadona di atas, gejala yang timbul hampir mirip.

Dilansir dari webmd, hubungan antara keduanya lumayan rumit nih. Karen agejala paru-paru basah bisa merupakan komplikasi dari pilek dan flu.

Ini terjadi karena kuman yang menyebabkan penyakit tersebut masuk ke paru-paru.

Trus kemudian penderita bakalan merasa lebih baik, tapi kemudian gejala paru-paru basah ini muncul lagi dan kali ini yang terjadi lebih buruk lag,

Gejal aflu biasanya terjadi secara perlahan. Kecenderungannya, penderita bakalan bersin, hdiung meler, sakit tenggorokan. Pilek juga nggak bikin penderita merasakan demam.

Gejala flu biasanya bakalan mereda dalam 2 sampai 5 hari, dan batuk ringan dan sakit tenggorokan selama dua minggu

Trus gimana caranya supaya kita aware dengan gejala paru-paru basah?

Yakni kalau gejala tersebut ngak kunjung mereda selama beberapa waktu, dan semakin buruk walau udah dikasih minum obat. Terlebih kalau kamu juga punya kondiis medis lainnya, atau sistem kekebalan tubuh yang semakin melemah.

3 dari 4 halaman

Gejala Paru-Paru Basah pada Anak-Anak

Ilustrasi Bayi SakitIlustrasi Bayi Sakit © raisingchildren.net.au

Saat terjadi pada anak-anak, gejala paru-paru basah yang muncul akan lebih sulit untuk dikenali. Gejala yang akan terjadi, antara lain:

  • Napas cepat
  • Susah bernapas
  • Demam
  • Batuk
  • Mengirup
  • Kulit, bibir, atau ujung jadi yang terlihat biru

Kalau payi yang terdampak, maka gejala paru-paru basah yang muncul seringkali berbaur dengan hal-hal yang sering terjadi pada bayi. Apa itu? Yakni rewel dan sulit makan.

4 dari 4 halaman

Beri Komentar