Qatayef © Shutterstock / Juliya_Ka
Bulan Ramadan identik dengan makanan khas yang hanya muncul saat bulan suci ini saja. Salah satunya adalah Qatayef. Bagi kamu yang belum tahu, Qatayef merupakan makanan khas Arab yang juga kerap muncul saat bulan Ramadan.
Dilansir dari Wikipedia, Qatayef adalah makanan penutup khas Arab yang memiliki rasa manis. Kue ini hampir mirip dengan Pancake dengan isian krim atau kacang. Seperti apa sih wujudnya? Yuk kita simak.
Qatayef © shutterstock / M Salem
Qatayef diyakini sudah ada sejak zaman Dinasti Fatimiyah. Namun, ternyata awal mulanya adalah dari kekhalifahan Abbasiyah pada tahun 566-653 Masehi.
Qatayef disebut dalam sebuah buku masak Arab pada abad kesepuluh dari zaman kekhalifahan Abbasiyah karya Ibn Sayyar al-Warraq yang disebut Kitab al-Tabih. Buku ini kemudian diterjemahkan oleh Nawal Nasrallah dan diberi judul Tawarikh Dapur Khalifa.
Qatayef © shutterstock / Stanislav71
Seiring berjalannya waktu, Qatayef menjadi sajian yang sudah membooming di wilayah Timur Tengah. Qatayef biasanya disajikan di gerai-gerai pinggir jalan serta rumah-rumah tangga di Syam dan juga Mesir. HIdangan ini disajikan dengan keju Akkawi sebagai isian. Kemudian berkembang dengan isian krim maupun kacang-kacangan.
Bagi kamu yang ingin mencicipi makanan ini, nggak perlu jauh-jauh ke Timur Tengah kok. Kamu bisa mencobanya di rumah aja. Seperti apa sih resepnya?
Bahan:
bahan isian qishta karsan
Cara membuat:
Selamat mencoba!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet