© Shutterstock
Kamu mungkin udah nggak asing lagi ya dengar anjuran harus memberi ASI pada 6 bulan pertama bayi. Bener banget, ASI memang makanan pokok yang penting untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi. Tapi ada kalanya bayi ASI itu gemuk-gemuk, justru bagus dong?
Eh, jangan salah, bayi yang gemuk belum tentu artinya sehat.
Ilustrasi Bayi Gemuk © shutterstock
Perlu diketahui sebelumnya, bayi ASI yang gemuk ternyata disebabkan oleh banyak faktor. dr. Citra Amelinda SpA IBCLC M. Kes dr. Citra Amelinda SpA IBCLC M. Kes, Spesialis Anak, menjelaskan faktor bayi ASI gemuk bisa jadi karena genetik alias keturunan dari ayah dan ibunya.
" Selain itu, kadar lemak dalam ASI. Kandungan lemak dalam ASI tiap harinya bervariasi dan berbeda tiap ibu. Jadi tidak bisa diprediksi akan selalu sama," lanjutnya.
Jadi, nggak heran ya, kandungan lemak dalam ASI bisa saja membuat bayi gemuk. Tapi nggak perlu khawatir berlebih, mom. Setelah lebih dari 6 bulan, kita bisa kok menyiasati biar bayi nggak gemuk. Sakag satunya mengajak bayi banyak bergerak. Misalnya aktifitas fisik yang sesuai usia bayi (berguling, miring, dll).
Setiap bayi itu unik, termasuk ukuran tubuhnya. Selama bayi sehat dan aktif, kamu nggak perlu khawatir. Jangan lupa juga ya, sering kontrol rutin ke dokter spesialis anak terdekat :)
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet