© Donasionline.id
Banyak anak-anak yang harus putus sekolah karena alasan tertentu. Namun, biasanya adalah karena faktor ekonomi. Meski demikian, tak sedikit dari mereka yang tetap memperjuangankannya.
Bocah Bernama Dimas © Donasionline.id
Seperti seorang bocah bernama Dimas ini. Umurnya baru 16 tahun. Dimas hanya bisa sekolah sampai kelas 1 SMP. Namun, keadaan ekonomi harus menghentikan keinginannya tersebut.
Kini, Dimas harus membantu kedua orantuanya dalam perekonomian dengan berjualan kolan keliling. Upah yang didapatkan dari berjualan koran tersebut hanya 10 ribu. Meski demikian, bagaimanapun akan Dimas sisihkan untuk bisa sekolah lagi.
Ya, Dimas pengin sekali sekolah lagi agar bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus di kemudian hari, sehingga bisa membantu perekoniman kedua orangtuanya dengan lebih baik.
" Kadang sedih bang, kepengen sekali saya bisa sekolah biar bisa dapat kerja yg bagus pas lulus dan mama sama ayah ga capek kerja seperti ini, tapi saya tetap semangat kok mudahan aja jualan hari ini banyak yg laku."
Meski pengin sekali bisa sekolah, Dimas memprioritaskan adiknya agar tetap bisa sekolah, agar tidak menjadi seperti dirinya.
" Yang penting adik saya bisa sekolah bg, kasian kalau mereka juga harus putus sekolah seperti saya, makanya saya ga boleh patah semangat biar adek bisa sekolah terus."
Penuh perjuangan sekali ya Dimas. Jika ingin membantu, bisa klik link ini untuk berdonasi, ya!
Terima kasih orang baik!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet