Rima Melati Meninggal Dunia, Kisah Cintanya dengan Frans Tumbuan Kembali Diperbincangkan

Reporter : Olivia Lidya Elsanty
Jumat, 24 Juni 2022 11:44
Rima Melati Meninggal Dunia, Kisah Cintanya dengan Frans Tumbuan Kembali Diperbincangkan
Frans Tumbuan jadi cinta sejati Rima Melati, dijodohkan sejak umur 1 tahun.

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktris senior, Rima Melati meninggal dunia pada Kamis (23/06) pukul 15.14 WIB.

Rima Melati meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, karena ulkus dekubitus. Kabar ini dibagikan oleh menantu Rima, Marisa Tumbuan, lewat aku instagramnya.

"Telah berpulang dengan tenang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa, Ibu RIMA MELATI, ibunda/mertua terkasih dari Aditya Bimasakti dan Marisa Tumbuan," tulis Marisa, seperti melansir dari Kompas.tv.

1 dari 6 halaman

Di tengah kabar duka meninggalnya Rima Melati, nama Frans Tumbuan, sang suami kembali diperbincangkan. Mendiang Frans Tumbuan sendiri telah lebih dulu berpulang pada 23 Maret 2015 silam.

Rima Melati dan Frans Tumbuan menikah pada 3 Desember 1973. Kisah cinta Rima dan Frans disebut sebagai simbol cinta sejati.

2 dari 6 halaman

Orang tua Rima dan Frans tak sengaja bertemu di atas kapal dalam sebuah kapal. Kabarnya, kedua sejoli ini telah dijodohkan sejak berusia 1 tahun.

Bertahun-tahun berselang sejak pertemuan itu, Rima dan Frans dewasa dipertemukan di Belanda. Benih-benih cinta pun tumbuh di antara keduanya.

3 dari 6 halaman

Rima dan Frans sendiri memiliki 7 anak. Dua sejoli ini menjalani 42 tahun pernikahan hingga akhirnya maut memisahkan mereka.

Tidak ada gosip miring selama mereka menikah, Rima dan Frans justru makin mesra dari waktu ke waktu. Pernikahan mereka diuji saat Rima didiagnosa mengalami kanker payudara.

4 dari 6 halaman

Penyakit ini bersarang di tubuh Rima selama bertahun-tahun, hingga ia sempat ingin menyerah tahun 2008 silam. Beruntung, Frans terus memberikan dukungan, semangat, cinta, dan harapan baru agar Rima bertahan dan berjuang melawan kanker.

" Ketika itu saya sudah kecil hati, tetapi suami terus memberi semangat kepada saya untuk melawan penyakit ini. Meski hanya perbuatan kecil seperti menyisir rambut yang rontok akibat kemoterapi dan membacakan buku, itu sangat berarti. Banyak orang menyerah ketika orang yang dicintainya divonis kanker. Untung itu tidak terjadi pada Frans, ia selalu menemani saya," kenang Rima.

5 dari 6 halaman

Kematian Frans menjadi pil pahit bagi Rima. Separuh jiwanya seolah ikut pergi seiring dengan rasa kehilangan yang sangat besar atas berpulangnya sang buami.

" Frans segalanya buat saya. Partner saya dalam segala hal. Selalu menikmati banyak sekali hal berdua. Dia enggak pernah menikmati sesuatu sendiri, dia pasti ajak saya," ujar Rima usai pemakaman Frans beberapa tahun lalu.

6 dari 6 halaman
Beri Komentar