Nggak Hanya Manusia aja, Seekor Anjing di Hong Kong Juga Positif Virus Corona, duh Kasihan!

Reporter : Yayuk Harini
Sabtu, 7 Maret 2020 00:03
Nggak Hanya Manusia aja, Seekor Anjing di Hong Kong Juga Positif Virus Corona, duh Kasihan!
Bukan hanya positif untuk manusia aja, seekor anjing di Hong Kong pun dilaporkan positif Virus Corona. Duh, kasihan!

Belakangan ini kita memang dihadirkan dengan kasus besar mengenai Virus Corona yang menggemparkan manyarakat dunia. Hingga Selasa, 3 Maret 2020 Hong Kong telah melaporkan bahwa sudah ada 100 pasien positif corona dengan dua diantaranya telah meninggal dunai.

Bukan hanya positif untuk manusia aja, seekor anjing di Hong Kong pun dilaporkan positif Virus Corona. Loh, kok bisa gitu, ya? Bahaya nggak sih?

1 dari 5 halaman

Pada 28 Februari 2020 lalu, Agriculture, Fisheries and Conservation Department (AFCD) Hong Kong telah menguji sampel dari rongga hidung dan mulut anjing. Dari hasil uji tersebut diketahui berada pada level 'lemah positif' terhadap Virus Corona. Nah, dari informasi ini diyakini pula bahwa anjing tersebut sebagai kasus positif Virus Corona pertama pada seekor anjing di dunia. Duh, kasihannya anjing itu.

AFCD Hong Kong sangat menyarankan untuk melakukan karantina selama 14 hari pada hewan milik orang yang terinveksi Virus Corona. Duh, bakal kangen dong dengan anjingnya.

2 dari 5 halaman

Tetap Jangan Panik

Jangan panik dulu, ya! Berbicara mengenai bahaya atau tidak kah, WHO telah melaporkan kok, bahwa mereka sepakat tidak ada bukti untuk hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat terinfeksi Virus Corona. Loh, gimana maksudnya nih?

3 dari 5 halaman

Informasi lebih detailnya adalah meskipun anjing memiliki hasil uji tes positif dari virus, tidak berarti mereka telah terinfeksi. Walaupun peneliti nggak tahu persis berapa lama Virus Corona ini bisa bertahan, namun virus ini dikatakan mampu hidup di permukaan dan benda. Waduh, harus selalu hati-hati dong untuk menjaga kebersihan tangan.

4 dari 5 halaman

Nah, dengan cara yang sama juga diyakini bahwa Virus Corona ini mampu menempel pada permukaan tubuh anjing dan kucing. Bahkan walaupun ketika anjing dan kucing belum benar-benar tertular. Untuk saat ini para peneliti masih terus melakukan pengujian terkait dengan anjing tersebut terinfeksi atau baru saja terkontaminasi virus.

5 dari 5 halaman

Untuk saat ini pula Pendiri Lifelong Animal Protection Charity (LAP) yang berbasis di Hong Kong, Sheila McClelland, mengatakan tidak ada penelitian yang diterbitkan untuk menunjukkan bahwa uji Virus Corona akurat pada anjing.

Jadi, jangan khawatir dan tetap santuy, ya. Asalkan kita tetap terus mejaga kebersihan dan pola hidup sehat, semua masalah penyakit dan wabah virus akan bisa dicegah dan dihindari. Keep Calm!

Baca juga yuk: Penular Virus Corona ke Warga Depok Dinyatakan Sembuh

 

Beri Komentar