Keputusan Gita Savitri yang Tak Mau Punya Anak Tuai Pro Kontra Netizen Indonesia

Reporter : Sheila Fathin
Senin, 16 Agustus 2021 14:42
Keputusan Gita Savitri yang Tak Mau Punya Anak Tuai Pro Kontra Netizen Indonesia
Simak yuk!

Youtuber Gita Savitri memutuskan untuk tidak punya anak atau childfree bersama dengan suaminya, Paul Andre Partohap. Mereka berdua tampaknya sudah membicarakan perihal hal itu dan terbuka dengan keputusan untuk tidak memiliki anak. 

Dalam video YouTube, Gita Savitri menjelaskan alasannya yang menginginkan tidak punya anak atau childfree. 

1 dari 4 halaman

Alasan

Gita Savitri dan suamiGita Savitri dan suami © instagram.com/gitasav

Gita Savitri membeberkan alasan mengapa dirinya memilih untuk childfree. Alasannya adalah memiliki seorang anak adalah tanggung jawab yang besar. Gita juga mengatakan kalau punya anak itu harus ada rencana yang matang. 

2 dari 4 halaman

Punya Anak Itu Pilihan Hidup

Gita Savitri dan suamiGita Savitri dan suami © instagram.com/gitasav

Menurut Gita memiliki anak itu adalah pilihan hidup. Dirinya mengatakan jika punya anak itu perlu persiapan dan rasa tanggung jawab yang cukup matang. Namun, bagi netizen Indonesia, istilah setelah menikah tidak punya anak atau childfree masih terdengar asing.

3 dari 4 halaman

Menuai Banyak Pro Kontra

Akibat dari keputusan Gita Savitri dan suami yang tidak ingin memiliki anak, banyak netizen Indonesia yang pro dan kontra dengan hal itu. Ada netizen Indonesia yang menanyakan apabila tiba-tiba Gita dikaruniai seorang anak bagaimana. 

Gita menjawab dengan tegas “ Di kamus idup gue, 'tiba-tiba dikasih' is very unlikely (itu hal yang sangat tidak mungkin). 

" IMO (In my opinion) lebih gampang gak punya anak daripada punya anak. Karena banyak banget hal preventif yang bisa dilakukan untuk tidak punya anak," jawab YouTuber yang kini masih tinggal di Jerman tersebut.

4 dari 4 halaman

Keputusan Tidak Punya Anak Itu Masih Terdengar Asing

Gita Savitri yang merupakan salah satu perempuan inspiratif di Indonesia ini menyadari bahwasannya keputusannya itu masih belum umum atau masih asing khususnya di telinga masyarakat Indonesia. Sehingga masih banyak menimbulkan pro dan kontra. 

Terlepas dari itu semua, pilihan hidup seseorang itu berbeda-beda ya Diazens. Kalau misalkan kamu ingin punya anak ya nggak apa-apa, kalaupun kamu nggak ingin punya sama sekali atau menundanya untuk beberapa tahun ke depan pun juga nggak masalah. 

Yang jadi masalah adalah ketika kita merendahkan hidup orang lain hanya karena keputusan mereka dengan kita. 

Beri Komentar