© Youtube.com / NRK Sport
Sebuah desa di Austria ingin segera melakukan pemungutan suara untuk mengubah nama desa mereka karena menjadi sasaran olok-olok warga lain. Hal ini terkait namanya yaitu Desa Fucking yang memiliki arti cukup negatif.
Sekitar 104 warga Desa Fucking akan memberikan suara mereka untuk menentukan apakah nama desa yang punya arti umpatan dalam bahasa Inggris itu diganti dengan nama lain atau tidak.
Selama berabad-abad, desa kecil yang berada di utara Austria itu hidup bahagia. Tetapi ketika pasukan Amerika yang bermarkas di wilayah itu di akhir Perang Dunia II akhirnya menemukan desa itu, ketentraman mereka terusik karena mulai menjadi bahan olok-olokan.
Desa Fucking Austria © youtube.com / NRK Sport
Gangguan sangat bermacam-macam. Ada tanda nama desa yang dicuri oleh orang iseng dan digambar dengan wanita setengah telanjang yang dipajang di samping nama desa itu. Untuk mengurangi rasa malu, ada warga lokal yang berusaha mengusulkan untuk kembali ke ejaan lama, yaitu desa Fugging.
Dilansir dari berbagai sumber, nama ini, menurut para ilmuan berasal dari kata Focko, nama seorang bangsawan abad ke-6. Penulisan yang digunakan sekarang merupakan adaptasi yang mulai digunakan pada abad 18.
Pantesan kesel ya warganya. Ternyata karena namanya punya arti yang jelek banget. Sampai jadi bahan olok-olokan. Kira-kira nama apa ya yang cocok untuk nggantiin desa Fucking ini?
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet