© Unsplash
Ada kalanya dalam menjalin hubungan yang cukup lama, muncul perasaan-perasaan tidak nyaman lagi tapi enggan mengakhiri. Alasan karena sudah lama dan terbiasa bersama seringkali muncul. Tetapi, bukankah sebaiknya kamu berkomitmen dengan orang yang tepat?
Bayangan hidup tanpa pasanganmu bisa jadi hal menyeramkan yang seolah menjadi sangat kesepian. Memutuskan hubungan juga bukan hal mudah. Apalagi kalau kamu masih sangat mencintainya. Tapi apakah kamu sudah yakin dengan arah tujuan hubunganmu bersama kekasih? Kadang, melepaskan adalah cara terbaik jika tujuan kita dalam menjalin hubungan sudah tidak lagi sejalan.
Dilansir dari Yourtango (28/1), kadangkala juga saat kamu melepaskannya dihadapi pertanyaan "Apa lebih baik kembali bersama?" atau "Apakah aku akan mendapatkan yang lebih baik darinya?" Pertanyaan semacam itu bisa jadi menggoyahkan langkah yang sudah kita ambil dan menyesal karena merutuki kesalahan yang diambil. Sebenarnya apakah hubunganmu patut diperjuangkan, atau memang sudah seharusnya diputuskan? Saatnya kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini untuk memutuskan melepaskan dia atau melanjutkan hubungan.
Ilustrasi pasangan berdiskusi © 2019 https://www.diadona.id / Shems Heartwell
Kalau jawabannya iya, berarti kemungkinan besar kamu merasa perlu memenuhi harapannya kepadamu dan tidak menjadi sepenuhnya dirimu sendiri. Hal ini bisa membuatmu merasa tidak aman dan tidak layak dicintai. Bukankah sudah sewajarnya kamu merasa aman dan nyaman saat mengobrol bersama pasangan tanpa takut dianggap buruk? Menjalin hubungan adalah persatuan dua orang yang sebelumnya bisa jadi sangat berbeda.
Ilustrasi pasangan ngobrol © 2019 https://www.diadona.id / Allure
Katakanlah kamu sudah putus dan terbuka untuk kembali menjalin hubungan. Apakah kamu menghadapi masalah seperti di bawah ini?
. Uang, tentu saja uang penting tapi tidak terlalu penting sebab kamu bisa menghasilkan lebih banyak uang tapi tidak dengan waktu.
2. Pekerjaan, jika uang bukan masalah inti maka pekerjaan juga tidak. Orang bisa berganti pekerjaan mereka.
3. Pendidikan, kadang keluarga akan memandang rendah jika bukan lulusan universitas bergengsi. Tapi jika ini menjadi masalah besar, mari kita bawa ke masalah inti.
1. Komunikasi, jika kamu melakukannya dengan pasangan secara terbuka maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi kalau tidak, kamu perlu mempertimbangkan kelanjutan hubungan ini.
2. Support, apakah kamu dan pasangan saling support satu dengan lainnya? Apakah dia membelamu saat ada orang lain yang berbicara buruk tentangmu? Jawabanmu menentukan langkahmu selanjutnya.
3. Kepercayaan, kunci dalam sebuah hubungan juga termasuk soal saling percaya.
Ilustrasi perempuan sedih © pinderreaux.com
Maksud dari pertanyaan ini adalah adakah momen di mana kamu tiba-tiba berhenti dan bertanya apa yang terjadi? Apakah kamu selama ini memaksakan diri untuk mempercayai hal yang kosong? Memulai hubungan baru memang tidak salah, tapi merindukan orang yang tidak tepat bukanlah hal baik untuk terus dilakukan.
Tidak selamanya mengakhiri hubungan itu buruk. Kadang, bisa menjadi pilihan yang terbaik agar tidak saling menyakiti. Semoga kamu bisa menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas dan bisa menentukan kelanjutan hubunganmu dengan pasangan.
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'