© Pexels.com/@augi
Mungkin sebagian orang terburu-buru mencari pasangan agar tidak dibilang jomblo. Sehingga mereka segera mendapatkan pasangan untuk mengisi kekosongan dalam hidupnya, dan mereka akan selalu bahagia serta tidak akan merasa kesepian lagi.
Tapi ternyata, anggapan tersebut salah besar, karena realitanya memiliki pasangan tidak akan mengatasi rasa kesepian. Kok bisa sih?
ilustrasi wanita sedih © huffpost.com
Memiliki pasangan memang menambah kebahagiaan, tetapi tidak akan bisa mengatasi rasa kesepian atau mengisi kekosongan diri. Kalau kamu sudah punya pasangan tapi masih merasa kesepian, berarti ada masalah yang tersembunyi dalam hubungan yang harus segera diselesaikan.
Hal ini di buktikan dalam sebuah survey di Amerika Serikat yang diadakan tahun 2018 oleh Cigna pada 20 ribu orang, ternyata 50 persen pasangan selalu merasa kesepian atau diabaikan, dan lebih dari 40 persen menganggap hubungan mereka sudah tidak menyenangkan lagi.
Tidak hanya itu, ada juga penelitian dari Pew Research Center yang mengungkapkan 1 dari 10 masyarakat Amerika Serikat yang sudah berkeluarga juga merasa kesepian.
ilustrasi wanita sedih siluet © clipart.email
Itulah akibatnya kalau kamu mencari pasangan untuk mengisi kekosongan dalam diri, karena pasangan tidak akan pernah bisa mengatasi kekosongan tersebut. Bahkan bagi pasangan yang bahagia pun, pasti ada saatnya mereka merasakan adanya jarak dalam hubungan atau menganggap pasangan sudah tidak seperti dulu lagi. Sehingga itu yang membuat mereka mulai merasa kesepian.
Jessica Small, LMFT, seorang relationship coach dan penasehat pernikahan menyebutkan salah satu terbentuknya jarak adalah kurangnya momen-momen intim yang dulu sering dilakukan di awal hubungan, tetapi sekarang sudah tidak lagi dilakukan.
Misalnya seperti tidak ada lagi peluk dan cium setiap pagi atau sebelum tidur, jadwal kencan setiap minggu berkurang, dan lain sebagainya. Sehingga banyak pasangan yang mengeluh kesepian karena pasangannya sudah berubah tidak seperti dulu lagi.
Seseorang mudah merasa kesepian kalau dia lupa memperhatikan diri sendiri dan memenuhi kebutuhan dirinya, sehingga dia mencari-cari perhatian dari pasangan. Jadi, kalau kamu terus-terusan seperti ini, kamu akan berubah menadi pasangan clingy yang membebani pasangan.
ilustrasi bercermin © fuzeceremonies.co.uk
Menurut Niloo Dardashti, seorang psikolog dari New York, menjelaskan cara mengatasi rasa kesepian adalah dengan meluangkan waktu sendiri. Mungkin kamu perlu melakukan self-care dengan luangkan waktu sendiri untuk membantu menikmati kesendirianmu.
Namun, kalau rasa kesepian itu sudah berlarut-larut, pertimbangkan untuk konsultasi ke ahli seperti psikolog atau psikiater, karena bisa jadi itu adalah salah satu gejala depresi yang harus segera kamu atasi.
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'