© Pixabay.com/users/gedsarts-12950405
Pernikahan dianggap sebagai pengaturan romantis, komitmen antara dua individu yang setara berdasarkan cinta dan kepercayaan. Setuju gak? Atas dasar itu pula, pasangan seharusnya menjadi orang kepercayaan, teman, dan kekasih yang penuh gairah.
Lalu, bagaimana dengan kesalahan asumsi dari hubungan jangka panjang ini? Jika dikaitkan dengan kebahagiaan perkawinan dengan kepuasan seksual, akan seperti apa?
Beberapa keyakinan inti tentang pernikahan, asumsi yang kita buat dan nilai-nilai yang kita pegang teguh harus selalu diperhatikan. Apa sajakah asumsi tentang cinta jangka panjang dan bagaimana kesalahannya? Berikut Diadona sajikan melansir dari Yourtango.com pada Sabtu (16/1/2021).
Ilustrasi Pernikahan Outdoor Seleb © Instagram/ samuel_zylgwyn
Interpretasi pengakuan atas kejujuran ini tidak menghormati penerima informasi dengan tidak mempertimbangkan bagaimana rasanya hidup dengan pengungkapan. Budaya lain pun juga turut mempertimbangkan bagaimana penerima informasi akan hidup dengan beban pengetahuan. Tanpa kita sadari, ternyata kejujuran itu malah bisa sangat kejam.
Sejatinya, tidak boleh mengatakan hal-hal yang melekat pada diri pasangan. Tidak semua perlu dikatakan dan tidak semuanya perlu diketahui karena kita bisa hadapi kebenaran dan permusuhan sering kali hidup berdampingan dan tidak semua kejujuran itu bermanfaat.
5 Tips Menjaga Keharmonisan Pernikahan Jarak Jauh © © MEN
Perbaiki dulu hubungan dan hubungan suami istri akan menyusul dengan sendirinya. Namun, apakah ini adalah asumsi yang tepat? Tidak selalu demikian, memperbaiki hubungan tidak selalu memperbaiki hasrat saat berhubungan suami istri. Meskipun cinta dan keinginan mungkin berhubungan, keduanya juga bertentangan.
Tentu, urusan intim hubungan suami istri dalam perkawinan adalah 'kewajiban sebagai istri' untuk mendapatkan keturunan. Pasangan memupuk kedekatan dengan harapan bahwa lebih banyak keintiman akan menghasilkan cinta yang lebih baik. Mendamaikan cinta dan keinginan adalah tentang menyatukan dua kebutuhan mendasar tetapi berlawanan dengan kebutuhan manusia yaitu kebutuhan kita akan keselamatan, keamanan, dan stabilitas.
Ilustrasi Pernikahan © https://unsplash.com/@drewcoffman
Perempuan membutuhkan daftar panjang kondisi untuk membangkitkan hasrat dan menghasilkan kepuasan. Pria hanya membutuhkan bercinta yang sering, konstan, dan spontan. Mereka didorong secara biologis dan kaku, selalu tertarik pada percintan, dan tidak terlalu terpengaruh oleh suasana hati dibandingkan rekan pasangannya.
Faktanya, kondisi bercinta laki-laki tidak kurang dipengaruhi oleh keadaan internal mereka dibandingkan dengan perempuan. Lihat saja pria mana saja yang depresi, cemas, atau marah. Emosi itu tidak diragukan lagi memengaruhi hasrat dan kinerja dalam berhubungan.
Laki-laki lebih cenderung beralih untuk berhubungan daripada perempuan untuk membantu mereka dengan keadaan internal mereka. Sebenarnya, pria berhubungan sebagai pengatur suasana hati. Namun, itu tidak berarti bahwa urusan berhubungan cinta pria tidak bersifat relasional.
Ilustrasi Pernikahan © forestheartphoto.com
Sebaliknya, hubungan terbaik saling melengkapi. Mereka saling menghormati perbedaan pasangan. Pasangan yang paling sukses kreatif dalam memaksimalkan daripada mengurangi atau meremehkan saling melengkapi di antara mereka.
Pertengkaran terjadi karena merasa tidak didengar, tidak dihargai, direndahkan, dan tidak diakui. Mereka merasa sendirian. Itulah yang benar-benar diderita orang dalam berhubungan.
Pasangan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengkritik diri sendiri daripada menghargai satu sama lain. Dan, sayangnya, orang terkadang jauh lebih fasih tentang kritik daripada pujian. Benar gak? Semoga beberapa asumsi di atas bisa membantu ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet