Mengenal Metode ERACS, Operasi Melahirkan yang Minim Rasa Sakit dengan Masa Pemulihan Lebih Cepat

Reporter : Arif Mashudi
Jumat, 26 November 2021 19:09
Mengenal Metode ERACS, Operasi Melahirkan yang Minim Rasa Sakit dengan Masa Pemulihan Lebih Cepat
Dengan metode ERACS ini sangat memungkinkan proses kelahiran akan berlangsung lebih nyaman dengan minim rasa nyeri dan pemulihan lebih cepat daripada operasi caesar biasa.

Metode ERACS bukanlah hal baru di dalam dunia persalinan. Metode ini sudah dikembangkan beberapa tahun yang lalu dengan tujuan memperpendek masa perawatan pasien di rumah sakit khususnya pasca operasi melahirkan.

Metode ERACS ini sendiri adalah sebuah metode penyempurnaan dari beberapa langkah tindakan operasi pada ibu melahirkan pada sebelum-sebelumnya. Mungkin bagi beberapa orang, istilah ERACS masih cukup asing. Kamu pasti lebih akrab dengan istilah operasi caesar jika berbicara tentang persalinan untuk ibu yang melahirkan.

Tapi tenang, Diadona.id telah merangkum berbagai hal mengenai metode ERACS ini dari berbagai sumber. Mulai dari apa itu Metode ERACS, kemudian perbedaannya dengan operasi caesar biasa, dan lain sebagainya. Jadi, yuk simak uraian di bawah ini untuk semua keterangan yang lebih detail. Check it out!

1 dari 9 halaman

Apa Itu Operasi atau Persalinan dengan Metode ERACS?

Ilustrasi Operasi Caesar Metode ERACSIlustrasi Operasi Caesar Metode ERACS © Shutterstock.com

Pertama-tama yang harus diketahui adalah, ERACS itu merupakan sebuah singkatan dari Enhanced Recovery After Cesarean Surgery. Jadi, sesuai dengan istilah atau namanya, Metode ERACS ini adalah sebuah protokol operasi caesar yang bertujuan untuk mempercepat mobilitas, dan proses penyembuhan (recovery) pasien.

Dengan metode ERACS ini sangat memungkinkan proses kelahiran akan berlangsung lebih nyaman dengan minim rasa nyeri dan pemulihan lebih cepat daripada operasi caesar biasa. Nah, sehingga, ibu yang melahirkan bisa segera beraktifitas normal setalah operasi persalinan. Seperti berjalan ke kamar mandi, menyusui si kecil, serta duduk dengan nyaman.

Sangat menggembirakan bukan?

2 dari 9 halaman

Perbedaan Metode ERACS dengan Operasi Caesar Biasa

Ilustrasi Operasi Caesar Metode ERACSIlustrasi Operasi Caesar Metode ERACS © Shutterstock.com

Seperti yang sudah sedikit disebutkan di awal tulisan tadi, Metode ERACS ini adalah sebuah protokol atau metode penyempurna dari metode-metode sebelumnya. Katakanlah dari metode operasi caesar pada umumnya.

Jika dengan operasi caesar biasa pasien diharuskan tidak menggerakan badannya sama sekali selama 12 jam. Jika sudah 12 jam, barulah boleh secara perlahan memiringkan dan menggerkakkan badan. Bahkan, menjelang operasi, biasanya pasien dianjurkan untuk berpuasa.

Nah, hal tersebut tidak perlu dilakukan pada operasi melahirkan dengan Metode ERACS. Melansir laman Hello Sehat, dengan melakukan protokol atau Metode ERACS pasien tidak lagi memerlukan puasa, mereka hanya mengatur pola diet. Hal ini dilakukan agar pasien tetap bugar sebelum, selama, dan sesudah operasi.

3 dari 9 halaman

Pada tahap operasi, metode ERACS ini juga berbeda dengan operasi caesar biasa. Biar lebih jelas dan mudah dipahami, berikut adalah beberapa hal penting yang harus kamu ketahui dalam operasi yang menggunakan protokol atau metode ERACS.

1. Pengurangan dosis anestesi

Penggunaan dosis anestesi pada metode ERACS ini juga berbeda dengan operasi caesar biasa loh, yakni hanya 1/4 dari dosis biasa. Jadi, bukannya menambah dosis tapi justru malah dikurangi. Bukan tanpa tujuan, pengurangan dosis ini bertujuan agar proses penyembuhan pasien pasca melahirkan berjalan lebih cepat. Jadi, fungsi kaki pasien bisa bergerak normal kembali lebih cepat.

Selain itu, proses atau metode ERACS ini juga mempercepat proses metabolisme tubuh dan penyembuhan menjadi lebih cepat. Hal ini akan membuat kepercayaan diri pasien supaya tidak merasa sakit setelah operasi.

2. Penggunaan jarum yang lebih kecil

Masih dilansir dari Hello Sehat, operasi persalinan Metode ERACS ini menggunakan jarum atraumatic model pencan dengan ukuran kecil dan pengolesan emla sebelum dilakukan suntikan anestesi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi efek trauma pada bekas tusukan anestesi.

Nah, dengan menggunakan cara ini juga, nantinya tidak ada lagi efek trauma punggung bekas suntikan pasca operasi.

4 dari 9 halaman

3. Teknik mengiris langsung ke dalam

Teknik mengiris ini mungkin adalah hal yang membuat operasi metode ERACS ini jauh lebih baik dari caesar biasa. Jadi, dalam metode ini teknik mengiris mulai dari irisan pertama langsung dalam sampai fascia (selaput otot) dengan pisau yang sangat tajam. Jadi, sekali mengiris langsung dalam.

Hal ini berbeda dengan operasi caesar biasa yang yang mengirisnya satu satu sehingga menimbulkan rasa sakit dan irisannya jadi kurang bagus. Yang mana nanti akan berpengaruh pada proses penyembuhan menjadi lebih lama.

4. Teknik tummy tuck

Teknik tummy tuck yang dilakukan dalam metode ERACS ini adalah untuk merapikan perut pasien agar tidak bergelambir. Selain itu, hal ini dilakukan juga agar bekas luka bisa tersamarkan dengan baik.

Yang cukup spesial dalam hal ini adalah bagi pasien yang sudah menjalani operasi caesar dan ingin melakukan persalinan dengan metode ERACS, jahitan lama bisa diperbaiki dengan teknik tummy tuck ini.

5 dari 9 halaman

Komponen Metode ERACS

Ilustrasi Operasi Caesar Metode ERACSIlustrasi Operasi Caesar Metode ERACS © Shutterstock.com

Dari sekian banyak keuntungan atau menfaat yang didapat dari operasi metode ERACS, tentunya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan secara lebih detail. Melansir laman Kompas, persiapan untuk melakukan operasi dengan metode ERACS ini minimal harus dipersiapkan dari trimester 3.

Apa saja yang perlu dan harus disiapkan? Yuk simak baik-baik.

Komponen pra-operatif

1. Edukasi, dalam hal ini Myaitu melakukan edukasi pada pasien mengenai tindakan operasi dengan metode ERACS. Hal ini bisa dilakukan dengan konsultasi ke dokter agar diberikan informasi terkait pemulihan pasca persalinan.

2. Mengoptimalkan kondisi bumil, yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah hemoglobin yang baik dan stabil. Pasalnya, Hb yang rendah bisa membuat ibu yang akan melahirkan mudah lelah, memengaruhi peningkatan depresi postpartum, penyembuhan luka operasi yang kurang optimal, hingga berisiko pada berat bayi rendah.

3. Persiapan menyusui sejak dini

4. Mengurangi durasi puasa, jika puasa sebelum operasi biasanya dilakukan selama 8-12 jam, bisa disesuaikan menjadi 6-8 jam sebelum operasi.

5. Obat lambung sebelum operasi, fungsi obat lambung dalam metode ERACS ini yakni untuk mengurangi risiko muntah.

6 dari 9 halaman

Komponen pasca-operatif

Komponen pasca-operatif mempunyai 6 tahapan, yakni:
1. Membantu pasien mobilisasi atau bergerak lebih awal, 8-12 jam setelah operasi.
2. Penggunaan anti nyeri multimodal atau kombinasi untuk mengurangi kebutuhan opioid.
3. Pasien diperbolehkan makan pasca operasi.
4. Pasien dapat melepaskan kateter lebih awal.
5. Konseling laktasi setelah pasien melahirkan yang dilakukan lactation counselors untuk membantu proses laktasi.
6. Melakukan kolaborasi dengan perawatan bayi.

7 dari 9 halaman

Kondisi yang Tidak Memungkinkan untuk Menjalani Operasi Metode ERACS

Ilustrasi Operasi Caesar Metode ERACSIlustrasi Operasi Caesar Metode ERACS © Shutterstock.com

Dalam urusan kesehatan, penanganan atau tindakan apapun akan sangat tergantung kondisi pasien dan juga pertimbangan dokter. Namun, untuk metode ERACS ini sendiri, ada beberapa kondisi yang membuat bumil tidak bisa melahirkan dengan menggunakan metode ini. Apa saja?

  • Preeklamasia
  • Tekanan darah tidak terkontrol
  • Eklamasia
  • Anemia berat
  • Diabetes tidak terkontrol
  • Pasien dengan gangguan kecemasan tinggi

8 dari 9 halaman

Berapa Biaya Operasi Metode ERACS dan Apakah Ditanggung BPJS?

Ilustrasi Operasi Caesar Metode ERACSIlustrasi Operasi Caesar Metode ERACS © Shutterstock.com

Terkait biaya operasi metode ERACS ini belum ada informasi yang pasti. Pasalnya, setiap rumah sakit memiliki fasilitas penunjang yang berbeda yang membuat biaya operasi dengan metode ini berbeda dari satu tempat dengan tempat yang lainnya.

Kalau untuk masalah ditanggung BPJS, mengutip keterangan dari kanal Youtube dokter Rizal Fitni, penanganan atai tindakan ini tetap dicover atau ditanggung BPJS.

" Sebenarnya ini hanya metode sih. Mau pakai BPJS atau pakai umum sebenarnya bisa saja. Paling cuma berbeda di obat-obatan yang diberikan. jadi, mau pakai BPJS atau KIS bisa saja," ujar dokter tersebut dalam video singkat tersebut.

Jadi itu ya sedikit hal yang perlu kita ketahui seputar operasi persalinan dengan menggunakan metode ERACS. Semoga uraian ini bisa bermanfaat ya!

Beri Komentar