Fenomena Arisan Diamond ala Sosialita, Bisakah untuk Investasi?

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Jumat, 12 November 2021 09:30
Fenomena Arisan Diamond ala Sosialita, Bisakah untuk Investasi?
Jangan cuman mikirin cuan, pastikan investasi uang kamu dilakukan secara aman, mudah, proteksi berlapis dan sudah terdaftar di OJK.

Emas, tanah, atau properti masih jadi instrumen investasi yang sangat diminati. Namun seiring dengan berkembangnya pengetahuan keuangan dan gaya hidup, investasi barang mewah seperti diamond atau tas mahal menunjukkan peningkatan peminat. Bukan cuman sekedar diversifikasi investasi, barang-barang tersebut juga bisa menunjang penampilan dan kehidupan sosial.

Di atas kertas, diamond atau berlian sebenarnya merupakan investasi yang masuk akal. Berlian punya nilai yang tinggi, banyak digandrungi dan bertahan selamanya. Berlian tak memakan banyak ruang saat disimpan. Dan sama halnya seperti logam mulia lainnya, berlian menunjukkan peningkatan nilai seiring waktu.

1 dari 4 halaman

Ilustrasi DiamondIlustrasi Diamond © 2021 shutterstock/faferek

Tapi dalam kenyataannya, berlian punya potensi investasi yang samar. Nggak seperti emas yang dinilai berdasarkan berat dan kadar, berlian nggak memiliki harga universal per gram. Kualitas berlian dinilai berdasarkan 4C yakni 4C yakni Carat Weight (berat karat), Cut (pemotongan), Clarity (kejernihan), dan Color. Dan seiring waktu, penilaian tersebut menjadi agak subjektif nih. Jadi, memilih berlian mana yang akan dibeli dan jadi produk investasi adalah hal yang tricky.

Menggabungkan gaya hidup dan pengelolaan keuangan, arisan berlian sudah banyak dilakukan oleh sosialita dan bukan merupakan hal baru.

Nah sayangnya, banyak kejadian di mana penanggung jawab arisan justru membawa kabur uang para anggotanya. Ini terjadi karena minimnya jaminan keamanan dan perlindungan transaksi keuangan dalam arisan. Berani nggak menaruh uang dalam jumlah besar dengan cuman modal kepercayaan pada perseorangan? Padahal apapun bentuk investasinya, penting untuk melakukan investasi dengan kesadaran penuh akan risiko dan potensi fraud.

Bila sudah demikian, apakah arisan masih menjadi jalan investasi yang menguntungkan? Alih-alih untung, bagaimana bila ternyata nilai produk investasi malah buntung atau justru dibawa kabur?

2 dari 4 halaman

Sebenarnya Indonesia punya lembaga yang mengurus perizinan masalah keuangan, baik itu untuk pinjaman online sampai investasi reksadana. Artinya bila suatu badan keuangan sudah terdaftar dan memiliki legalitas OJK (Otoritas Jasa Keuangan), maka seluruh kegiatan dalam sektor jasa keuangan tersebut harus berjalan dengan teratur, adil, transparan serta bisa melindungi kepentingan konsumen ataupun masyarakat.

Sebelum investasi, kamu bisa melakukan pengecekan legalitas secara mudah lho. Atau bila ingin pasti aman, investasikan  investasikan uangmu di Bibit yang sudah terdaftar dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

3 dari 4 halaman

Bibit- Aplikasi Investasi ReksadanaBibit- Aplikasi Investasi Reksadana © 2021 bibit

OJK menjadi payung keamanan dalam transaksi keuangan suatu badan, tapi kalau ngomongin transaksi online dan mobile, proteksi berlapis dari aplikasi serta ponsel kamu sendiri juga harus ada kan?

Dengan mengaktifkan fitur Smart Login, proses login di Bibit dilindungi oleh sistem biometric seperti PIN, Fingerprint atau FaceID. Artinya, cuman kamu saja yang bisa mengakses akun Bibit kamu. Aman banget kan?

Uang kamu nggak cuman tercatat di Bibit namun juga di sistem PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Apa itu? Jadi KSEI adalah lembaga yang menyediakan pengawasan dan pengaturan bagi investor. Setiap kamu berinvestasi di aplikasi Bibit, data kamu akan masuk di KSEI. Dari platform AKSeS KSEI, kamu bisa melihat portofolio investasi kamu di pasar modal seperti saham, obligasi dan reksadana secara terintegrasi. Dengan demikian, ada double protection untuk investasi di Bibit kamu dan itu nggak abal-abal.

4 dari 4 halaman

Setiap kali kamu menjual unit reksadana, hasil penjualan tersebut cuman bisa dicairkan di rekening bank atas nama kamu saja. Jadi kalau seseorang berhasil membobol aplikasi reksadana kamu, dia nggak bisa mencairkan uang tersebut ke rekening lain. Uang kamu bakalan selalu aman deh!

Nah, banyak banget kan kasus pembobolan akun keuangan karena pengguna secara nggak sengaja ngasih kode OTP ke orang lain. Bibit udah punya sistem pencegahan untuk hal ini nih! Cuman perangkat yang dikenali oleh sistem Bibit yang bisa login ke akun Bibit kamu. Tambah bikin aman dan canggih banget kan?

Ngomongin investasi, jangan cuman mikirin berapa return yang akan didapat tapi pastikan juga kamu menaruh uangmu di instrumen yang benar, aman dan sudah terdaftar di OJK.

Beri Komentar