© Dekoruma.com
Melansir dari Dekoruma pada sabtu (29/5/2021), dinding kamprot pada dasarnya adalah teknik pembuatan finishing permukaan dinding bertekstur kasar. Secara otomatis, dinding kamprot akan terlihat acak alias tidak sempurna. Kendati demikian, tampilan yang tidak sempurna inilah yang sering diburu oleh pecinta properti untuk kesan unik yang berbeda dan menarik.
Selain daya tarik finishing yang semi kasar, dinding kamprot juga kerap menjadi favorit lantaran efek shadow alias bayangan jatuh di permukaannya. Saat terkena cahaya matahari, tekstur kasar pada dinding ini dipertegas dan terlihat jelas dan estetik.
Tak heran jika dinding kamprot sering menghiasi bagian eksterior rumah. Selain tahan cuaca, dinding luar rumah pun mempunyai efek cantik yang luar biasa.
Teknik aplikasi dinding kamprot menitikberatkan pada penggunaan material yang tepat. Hal ini membuat permukaan dinding menjadi bertekstur sesuai keinginan.
Sangat berbeda dengan teknik plaster atau acian yang bertujuan untuk memuluskan dinding, pembuatan dinding ini malah bertujuan untuk membuat finishing yang mentah, alami dan kasar.
Mengenal Dinding Kamprot © Dekoruma.com
Bahan dasar dinding kamprot umumnya adalah semen dan pasir yang diaduk bersamaan. Kedua bahan ini rentan rontok, terutama jika semen yang dipakai merupakan semen instan berkualitas sedang atau rendah. Untuk pasir, ukuran butiran harus dipilih seksama supaya tekstur dinding ini nantinya akan sesuai dengan ekspektasi.
Walaupun bertekstur kasar, bukan berarti dinding kamprot bisa dibuat asal-asalan ya Moms. Tahap pertama harus melibatkan plester dinding sedemikian rupa supaya nantinya aplikasi bahan adukan bisa rapi. Hasil plester yang rata sempurna dan maksimal, akan menjadikan lapisan dinding dasar yang semakin cantik pula.
Mengenal Dinding Kamprot © Dekoruma.com
Dinding kamprot tidak harus hanya tampil dalam warna semen abu-abu. Dengan pencampuran cat emulsi, kamu juga bisa mendapatkan tampilan dinding yang lebih bervariasi.
Selain memberikan sentuhan warna, dinding kamprot yang diberi cat emulsi juga bisa diatur tingkat kelembutan atau kekasaran finishing. Semakin kental cat emulsi, maka akan semakin lembut tekstur dinding ini.
Pengerjaan dinding kamprot secara profesional kadang akan melibatkan alat khusus yaitu spray gun atau alat semprot bermesin kompresor. Pengecatan bahan duko atau melamin biasanya akan menggunakan alat ini, supaya dinding kamprot hadir kian rata dan sempurna.
Dinding kamprot memang kerap menjadi pilihan dinding eksterior seperti bagian outdoor, teras atau halaman rumah hingga gedung. Untuk penggunaan interior, dinding ini tidak begitu lumrah digunakan karena sifatnya yang tidak begitu ramah saat disentuh.
Tekstur atau tonjolan dinding kamprot, tetap bisa melukai kulit sehingga tidak cocok untuk rumah yang dihuni oleh anak kecil atau hewan peliharaan. Namun, kasus terluka memang sangat jarang terjadi Moms. Salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan memberikan pembatas seperti pot tanaman hijau yang bisa menambah kesan alami dinding jadi makin maksimal.
Semoga menginspirasi!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'