© Shutterstock
Setiap pasti mempunyai rasa takut terhadap sesuatu. Takut terhadap hantu, hewan ganas, mungkin masih wajar saja, ya. Namun ternyata banyak orang yang takut terhadap hal-hal yang seharusnya tidak menakutkan, dan hal tersebut disebut sebagai fobia
Kalau kamu, pernah dengar fobia apa aja, nih?
Ilustrasi Wanita Main Rambut © Shutterstock
Salah satu jenis fobia yang terdengar tidak meyakinkan adalah Chaetophobia. Fobia ini merupakan ketakutan pada rambut. Nggak meyakinkan, bukan? Masa ada orang takut rambut? Percaya deh, fobia ini benar-benar ada dan ada orang yang mengalaminya.
Melansir dari Common-phobias.com, orang dengan Chaetophobia tak hanya takut terhadap rambut kepala manusia, namun juga bisa takut terhadap hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Sebut saja benda yang berbulu seperti kemoceng, dan juga hewan berbulu, serta rambut manusia lain yang ada di selain kepala.
Chaetophobia sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu chaeto, artinya adalah rambut mengalir, sedangkan fobia berarti ketakutan. Chaetophobia ini termasuk jenis fobia sosial yang spesifik, dan juga terkait dengan Trichophobia dan Trichopathophobia (termask pertumbuhan rambut, warna rambutm dan penyakit rambut), serta Hypertricophobia (ketakutan rambut berlebih di tubuh).
Umumnya, seperti fobia lainnya, penyebab Chaetophobia adalah peristiwa eksternal (pengalaman traumatis pada usia dini), namun juga bisa kecenderungan faktor internal seperti keturunan atau genetika. Sementara fobia sosial punya penyebab lebih kompleks yang tidak diketahui pasti sampai saat ini. Faktor keturuan, genetika, dan kimia diyakini bercampur dengna pengalaman idup yang menjadi faktor utama fobia berkembang.
Ilustrasi Wanita Main Rambut © Shutterstock
Gejala orang dengan Chaetophobia bervariasi, seperti fobia pada umumnya. Namun, biasanya gejala tersebut berupa gemetar, nyeri dada, jantung berdebar-debar, tekanan darah tinggi, sesak napas, bicara cepat, atau ketidakmampuan berbicara, mulut kering, mual, dan sakit perut.
Orang dengan Chaetophobia bisa meminum obat, namun tentu dengan resep dokter. Obat-obatan ini juga tidak menyembuhkan fobia, namun hanya meringankan gejala atau sistem untuk sementara. Namun, fobia tetap bisa disembuhkan dengan menemui psikolog, psikiater, bahkan ahli hipnoterapi.
Wah, ternyata ada orang ya punya rasa takut terhadap hal seperti itu, rambut lho! Kalau kamu, punya fobia atau kenalan yang punya fobia? Sharing pengalaman kalian, dong!
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif