© Unsplash/ Spanic
Seperti yang kita tahu penyebab HIV AIDS adalah dari virus. Human Immunodeficiency virus adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini juga bisa menginfeksi dan menghancurkan sel CD4 sehingga imun melemah dan rentan terhadap banyak penyakit.
Jika terkena infeksi HIV dan tidak segera ditangani maka bisa berkembang menjadi AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Kalau sudah di tahap stadium akhir maka tubuh sudah tidak mampu melawan infeksi tersebut. Makanya bisa sampai merenggut nyawa juga, bahaya banget kan guys?
ilustrasi tidur dengan pasangan © adiyprojects.com
Itu kenapa penting buat kita ketahui penyebab HIV AIDS. Sehingga bisa mencegah dan terhindar sedini mungkin.
Penularan HIV bisa terjadi saat darah, sperma atau cairan vagina seseorang yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang lain. Salah satunya bisa mellalui hubungan seks. Baik dari yang terjalin melalui vagina maupun anal (dubur).
Bahkan HIV juga bisa terjadi dari seks oral jika terdapat luka yang terbuka di mulut penderita. Misalnya ada gusi berdarah atau sariawan.
Jangan asal dalam melakukan transfusi darah ya guys. Soalnya bisa tertular HIV AIDS kalau menerima donor dari penderitanya.
Membuat tato, menggunakan NAPZA suntik adalah hal-hal yang bisa terjangkit HIV AIDS. Kita nggak pernah tahu bekas suntikan tadi digunakan oleh orang yang bersih atau terjangkit virus. Yuk, lebih hati-hati!
Penyebab HIV AIDS pada Pria dan Wanita © thejakartapost
Berhubungan badan, berbagi jarum suntik sampai tranfusi darah adalah penyebab HIV AIDS. Inilah gejala yang bisa timbul di pria jika terkena HIV AIDS.
1. Nyeri otot
2. Nyeri sendi
3. Kelelahan
4. Muncul bisul di mulut atau di alat kelamin.
5. Mual dan muntah
6. Kelenjar getah bening membengkak
7. Keringat di malam hari berlebih.
Penyebab HIV AIDS pada Pria dan Wanita © pozmagazine
Sedangkan pada wanita ada perbedaan kemungkinan faktor yang jadi menyebabkan HIV AIDS lainnya, yaitu ibu hamil dan menyusui yang terinfeksi virus HIV bisa menularkan pada janin atau anaknya. Soalnya ASI yang berasal dari tubuh sang ibu terinveksi virus ini, guys!
Gejalanya pun serupa, ditambah demam, sakit kepala, kehilangan berat badan, batuk kering terus-menerus, kulit sensitif, sesak napas dan bahkan sariawan berlebih.
Belum ada penelitian lebih lanjut kalau HIV menularkan lewat kulit. Jadi HIV nggak menular lewat kontak kulit seperti berjabat tangan atau bahkan berpelukan dengan penderitanya. Tapi menular lewat cairan dalam tubuh.
Cairan dalam tubuh ini bisa berupa ludah, air mata, keringat sariawan, gusi berdarah atau luka lainnya di mulut. Jadi sangat tidak dianjurkan menggunakan barang bergantian seperti sikat gigi. Bahkan sebisa mungkin barang pribadi jangan dipakai bergantian dengan orang lain ya guys, meski dia sehat sekalipun.
Nah itu tadi beberapa penyebab HIV AIDS yang bisa terjadi pada pria maupun wanita. Lebih hati-hati dan waspada ya!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'