3 Risiko Kalau Kamu Tidak Mendapat Vaksin COVID-19

Reporter : Mila Ismiranda
Jumat, 29 Juli 2022 07:57
3 Risiko Kalau Kamu Tidak Mendapat Vaksin COVID-19
Jangan lupa vaksin ya!

Sebagai salah satu upaya menekan laju COVID-19, pemerintah terus menggalakkan pemberian vaksin di seluruh daerah di Indonesia. Meski informasi vaksin COVID-19 sudah cukup berlimpah, tapi masih ada saja warga yang tidak mau mendapatkan vaksin COVID-19.

Menurut studi, tidak mendapat vaksin COVID-19 berpotensi menimbulkan risiko yang bisa merugikan diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Apa saja risikonya?

1 dari 5 halaman

Risiko Tidak Vaksin Covid-19

Vaksin adalah produk yang dibuat sedemikian rupa untuk membantu membentuk kekebalan atau imunitas tubuh terhadap suatu penyakit. Tapi, masih ada sebagian masyarakat yang belum atau bahkan tidak mau divaksin karena alasan-alasan tertentu.

Padahal setiap jenis vaksin yang kini dipergunakan telah melalui uji klinis tahap 2 dan 3 serta telah disetujui oleh WHO dan BPOM. Di Indonesia sendiri sudah ada 6 jenis vaksin COVID-19 yang digunakan. Siapa pun bisa mendapatkan vaksin COVID-19 dengan gratis.

2 dari 5 halaman

Mengalami Gejala Covid-19 Lebih Berat

Mendapatkan vaksinasi COVID-19 memang tidak akan membuat tubuh 100% kebal dari penularan COVID-19. Tapi, vaksin terbukti berhasil mengurangi tingkat keparahan gejala hingga risiko kematian kalau terpapar virus.

Sebuah studi dari CDC Amerika Serikat menyatakan bahwa orang yang belum divaksin punya peluang 10 kali lebih besar untuk dirawat inap di rumah sakit akibat COVID-19 dan meningkatkan risiko kematian 11 kali lebih tinggi akibat infeksi COVID-19.

Sistem imun orang yang belum mendapat vaksin memang bisa merespons dan bekerja melawan infeksi ketika terpapar virus penyebab COVID-19. Tapi, prosesnya membutuhkan waktu jauh lebih lama dibandingkan dengan orang yang sudah mendapat vaksin.

Dalam kurun waktu tersebut, virus biasanya sudah telanjur menyebabkan berbagai kerusakan pada organ tubuh dan menimbulkan gejala-gejala COVID-19 berat bahkan berisiko pada kematian.

3 dari 5 halaman

Risiko Long Covid

Orang yang tidak mendapatkan vaksin COVID-19 juga lebih rentan mengalami kondisi yang disebut dengan long COVID. Long COVID atau post acute sequelae syndrome of SARS-CoV-2, adalah gejala sisa yang bertahan setelah pasien COVID-19 dinyatakan negatif. Gejala-gejala sisa itu biasanya akan muncul selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah pasien sembuh dari COVID-19.

Long COVID ditandai dengan sesak napas, kelelahan, hingga penurunan kemampuan berpikir (brain fog). Menurut studi dari The Lancet Infectious Diseases, orang yang sudah divaksin terkena COVID-19, risiko terkena long COVID akan menurun sebanyak 49%.

4 dari 5 halaman

Menghambat Pembentukan Herd Immunity

Selain membahayakan diri sendiri, tidak vaksin COVID-19 ternyata juga mengancam kesehatan masyarakat. Herd immunity adalah situasi di mana persebaran dan penularan suatu virus melambat karena sudah cukup banyak orang punya kekebalan atau imunitas terhadap virus tersebut.

Idealnya, untuk mencapai herd immunity dalam suatu wilayah, sebanyak 70-80% penduduk sudah menciptakan kekebalan dalam tubuhnya, baik melalui vaksinasi maupun sudah pernah terkena penyakit tersebut secara alami.

Hal yang sama juga berlaku pada penularan COVID-19. Kalau masih banyak warga dalam suatu wilayah yang belum mendapatkan vaksin, ini tentunya akan memperlambat pembentukan herd immunity terhadap COVID-19.

Beri Komentar