© Freepik.com/fwstudio
Saat anak masih dini, tentu saja para orangtua sudah mulai memikirkan untuk menentukan bakat minat sang anak agar bisa dikembangkan lebih dalam ketika mulai beranjak dewasa.
Namun, menurut Child Whisperer yang dilansir dari laman sg.theasianparent, Carol Tuttle yang merupakan seorang guru, pembicara, serta penulis buku, menjelaskan bahwa dengan mengetahui kepribadian atau 'tipe energi' anak, ternyata bisa memberi petunjuk para orangtua dalam menentukan bakat minat si kecil.
Untuk menentukan bakat minatnya tersbeut, sebagai orangtua tentu harus mengidentifikasi kepribadian dan sifat alami anak. Sehingga setelah menemukan jenis energi si kecil, kamu akan lebih mudah untuk memahami pesan tersembunyi di balik perilakunya.
Ilustrasi Anak Bermain © freepik.com/pressfoto
Anak-anak yang masuk kategori tipe satu ini, memiliki sifat yang ramah, selalu bersemangat, cerewet, ceria, serta cepat bergaul secara sosial dengan orang-orang yang tidak dikenalnya.
Namun, anak-anak dengan tipe satu akan memberontak kalau merasa terlalu dikendalikan, lebih banyak waktu sendirian, atau sesuatu dalam hidup mereka terlalu serius.
Sehingga kelas pengayaan yang disarankan untuk orangtua yang memiliki anak dengan kepribadian tipe satu, adalah dengan mengajarkan pidato, teater musikal, tari, model, nyanyi, serta model.
Ilustrasi Anak Bermain © freepik.com/jcomp
Mereka yang masuk tipe 2 adalah anak-anak yang bisa mengambil hal-hal dengan kecepatan lebih lambat dan biasanya memiliki suara yang lebih lembut, dan kadang-kadang dianggap pemalu, lemah, atau hipersensitif.
Sehingga kalau mereka mulai merengek dan bertingkah, mungkin karena dia frustasi akibat tidak didengar. Untuk it kamu perlu mengajarkan sesuatu dalam pengaturan yang tenang, damai, seperti seni (melukis, menggambar), musik (biola, piano, dan gitar), berenang, yoga, balet, dan membaca.
Ilustrasi Anak Jenius © freepik.com/pressfoto
Anak tipe 3 biasanya cukup gigih, bersemangat, dan selalu sibuk! Namun, mereka berkembang dengan pengalaman baru dan juga menerima banyak dukungan dari orangtuanya.
Meskipun seringkali dinilai sebagai orang yang memaksa, menuntut atau keras, namun anak yang bertekad sebenarnya bisa mandiri dan berkemauan keras.
Jadi, kalau mereka mengamuk, itu bisa berarti dikarenakan kekurangan outlet fisik, serta merasa bahwa sesuatu dalam hidupnya terlalu menyesakkan. Untuk itu biarkan dia berkembang dengan mengambil bagian dalam kegiatan fisik dan kompetitif seperti olahraga, senam, parkour, panjat tebing, dan break dance.
Ilustrasi Anak Jenius © freepik.com/pressfoto
Kalau anak kamu tampaknya cukup dewasa untuk usianya, maka ia bisa menjadi anak tipe 4, karena mereka ingin dihormati namun tetap memberi hormat kepada orang lain, sangat mandiri, suka merasa dan berperilaku seperti orang dewasa.
Namun dia juga bisa dilihat sebagai orang yang kritis, dan sedikit tahu tentang segalanya. Untuk itu kelas pengayaan yang disarankan adalah ajarkan anak bergabung dengan program dimana ia dapat fokus pada sesuatu, dan idealnya dalam sesuatu yang membutuhkan lebih sedikit interaksi dengan yang lainnya seperti seni bela diri, panahan, masak, serta pemograman.
Nah, setelah kamu menentukan kelas pengayaan mana yang paling cocok untuk si kecil berdasarkan kepribadiannya, tentu mereka akan lebih senang berpartisipasi dalam semua kegiatan yang menyenangkan ya, moms.
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'