© 2019 Https://www.diadona.id/newsweek.com
Kesehatan bayi tentu merupakan salah satu hal yang sangat kamu perhatikan sekarang, apalagi saat ia baru lahir. Mungkin kamu khawatir menyusui anak terlalu sedikit, sehingga ia tidak cukup mendapatkan asupan gizi untuk tubuhnya. Oleh sebab itu, mungkin tanpa disadari kamu telah menyusui atau memberi makan anakmu dalam jumlah yang terlalu banyak, apalagi bila ini adalah pengalaman pertamamu merawat anak.
Dilansir dari laman Boldsky (26/11), kebiasaan tidur dan makan si kecil yang tak menentu ini kadang bisa membuatmu bingung berapa jumlah pemberian susu atau makanan yang tepat. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui tanda-tanda saat kamu memberi makan si kecil terlalu banyak.
Ilustrasi Bayi © 2019 https://www.diadona.id /Telegraph
Salah satu tanda yang mudah dilihat adalah berat badan anak yang makin bertambah. Sebenarnya ini adalah hal yang baik dan banyak orang tua yang senang saat anaknya sehat dan gemuk. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa berat badan yang berlebih kurang bagus untuk si kecil. Kamu perlu memberikan makan yang cukup sesuai dengan kebutuhan kalori bayi karena mereka belum bisa membakar kalori ekstra yang menyebabkan berat badannya cepat naik.
ilustrasi bayi © 2019 https://www.diadona.id / @ asiachiropractic
Kamu juga bisa memperhatikan dari kotoran si kecil. Biasanya bayi yang terlalu banyak makan akan memiliki kotoran yang lebih berair dan berbau busuk. Berbeda dengan yang makan dalam jumlah yang cukup yang cenderung biasa dan tak terlalu busuk.
ilustrasi bayi © 2019 https://www.diadona.id / @ newyorkpost
Saat usus si kecil kewalahan karena makan berlebih, biasanya produksi gas pun akan berlebih yang menyebabkan ia buang angin terus. Bayi pun bisa merasa tidak nyaman karena tubuhnya tak bisa mencerna jumlah tambahan susu yang diberikan kepadanya. Hal ini juga bisa menyebabkan dia jadi rewel.
Gumoh © 2019 https://www.diadona.id /babycenter.com
Makan berlebih ini juga bisa menyebabkan si kecil mengalami regurgitasi susu atau yang biasa dikenal dengan istilah gumoh. Gumoh ini yaitu keluarnya kembali sebagian susu yang baru saja ditelan oleh bayi. Susu yang sudah berada di lambung, naik lagi ke mulut si kecil. Gumoh ini sering terjadi pada bayi yang berusia di bawah enam bulan. Namun, seiring bertambahnya usia dan mendapatkan makanan yang cukup, maka bayi pun tak akan mengalami regurgitasi lagi.
ilustrasi bayi ngiler © 2019 https://www.diadona.id / @ kindercare
Biasanya jika si kecil sudah merasa kenyang, dia tak mau disusui lagi. Ia akan memalingkan diri dari botol susunya. Jika anakmu seperti ini tak perlu cemas dan biarkan dulu. Nanti jika dia sudah merasa lapar, pasti si kecil akan minta disusui lagi.
Itulah beberapa tanda memberi makan bayi terlalu banyak, apakah kamu pernah mengalaminya atau kamu pernah mengetahui tanda yang lainnya? Komen di bawah, ya!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'