© Newsweek.com
Warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, dibuat heboh oleh isu kemunculan makhluk jadi-jadian. Warga setempat menyebut makhluk tersebut bernama Parakang.
Karena resah, para warga lalu memburu makhluk itu setiap malam. Secara bergantian, warga melakukan ronda malam untuk berusaha menangkap makhluk tersebut yang menurut legenda setempat sebagai penghisap darah manusia.
" Sudah beberapa malam kita ronda. Karena banyak laporan warga yang mengaku kalau mereka diganggu," ucap Juna, salah seorang warga Kelurahan Majelling Wattang, Kamis (23/1/2019).
Sayangnya, sampai saat ini warga belum berhasil menangkap makhluk jadi-jadian tersebut.
Kapolsek Maritengngae, Iptu Abdul Samad, mengaku telah menugaskan beberapa anggotanya untuk ikut berjaga dengan warga. Polisi ikut membantu warga berburu Parakang untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, seperti main hakim sendiri.
Samad juga membenarkan bahwa isu yang telah meresahkan warga tersebut berlangsung selama seminggu terakhir. Namun, Samad memastikan hingga kini belum ada korban dari Parakang tersebut.
Parakang merupakan sejenis makhluk yang menjadi mitos di Tanah Bugis. Sama seperti Kuyang, Parakang ini sejenis ilmu hitam yang dimiliki seseorang. Wujudnya bermacam-macam, mulai dari sosok wanita berambut panjang dan juga hewan dengan bentuk yang tidak sempurna. Diyakini, Parakang tersebut mengincar bayi yang baru lahir.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet