© Instagram/@stevenndut
Masih muda, mempunyai harta kekayaan yang banyak, serta memiliki gaya hidup yang mewah membuat beberapa orang ini dijuluki Crazy Rich Surabaya. Para pemuda yang tinggal di Surabaya ini memang memiliki jumlah kekayaan yang cukup fantastis.
Berbeda dengan masyarakat pada umumnya, para Crazy Rich Surabaya ini bisa mengahbiskan uang jutaan rupiah ketika sedang membeli sesuatu. Seperti yang baru-baru ini mereka lakukan.
Pada tanggal 11 Januari kemarin, pemerintah baru saja menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah di Indonesia dan salah satunya di Surabaya. Untuk menyambut kebijakan tersebut, salah satu Crazy Surabaya ini belanja barang dengan total belanjaan yang mencapai puluhan juta.
View this post on Instagram
Momen belanja gila-gilaan tersebut diunggah ke dalam Instagram oleh Steven Setiono dengan nama akun @stevenndut pada Minggu (10/1).
Dalam unggahan tersebut, pria berkacamata itu terlihat antri di kasir sebuah super market dengan total 8 troli belanjaan di depannya. Gak nanggung-nanggung, Crazy Rich Surabaya ini menghabiskan uang Rp 30 Juta.
Video ini pun viral dan mendapat banyak komentar dari warganet.
" Lek iki guduk sedia payung ko, sedia ruko ngene iki. Mantap," tulis salah seorang warganet.
" Yang beli rokok ngecer, insecure liat ini ko wkwk” tulis warganet yang lain.
Kalau menurutmu gimana nih guys, kelakuan Crazy Rich Surabaya ini?
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet