Sungguh Pilu, Kakek yang Alami Stroke Ini Kesulitan Berbicara Tapi Malah Ditertawakan Netizen

Reporter : Riza Umami
Kamis, 20 Agustus 2020 16:31
Sungguh Pilu, Kakek yang Alami Stroke Ini Kesulitan Berbicara Tapi Malah Ditertawakan Netizen
Beliau hanya tinggal dengan anaknya saja.

Baru-baru ini viral video sebuah keluarga di mana seorang anak kecil merawat ayahnya yang sakit stroke seorang diri. Kisah mereka pun langsung ramai di media sosial, tetapi kakek ini malah ditertawakan.

Ternyata hal ini disebabkan karena saat kakek ini menangis, tangisannya ini terdengar seperti sedang tertawa. Tentu saja, hal ini membuat banyak orang jadi salfok.

1 dari 2 halaman

Bahkan, banyak pula yang menganggapnya lucu sampai tertawa saat melihat video keluarga ini. Padahal, kehidupan mereka begitu pahit. Kakek ini hanya hidup berdua dengan anaknya yang bernama Tegar.

Keduanya tak memiliki tempat tinggal setelah diusir oleh istrinya yang kini sudah menikah lagi. Kakek ini mengalami sakit stroke setelah jatuh di kamar mandi yang menyebabkan sebagian tubuhnya tak bisa berfungsi dengan normal lagi.

2 dari 2 halaman

Berikut ini video kakek yang mengalami kehidupan yang pahit ini tetapi malah ditertawakan oleh sejumlah netizen.

      View this post on Instagram

Belakangan ini, di media sosial tengah viral video seorang pria tua yang mengisahkan dirinya terkena penyakit stroke. Anehnya, netizen justru ramai-ramai menertawakan pria tua ini. Tawa ini sepertinya muncul karena isak tangis pria berusia 65 tahun ini yang mirip seperti orang tertawa. Padahal, kisah hidupnya benar-benar getir. ? "Saya penderita penyakit stroke, kronologinya tepat pada malam Jumat ketika saya hendak salat tahajud, tiba-tiba saya di kamar mandi terjatuh," katanya. Pria ini hidup berdua bersama anaknya yang bernama Tegar. Mereka tak memiliki tempat tinggal usai diusir oleh sang ibu dan kini telah menikah kembali. Di usianya yang masih 10 tahun, Tegar, seperti namanya, menjalani kehidupan yang keras. Dia harus mengurus sang ayah yang mengidap stroke dan kelainan pada perut. ? "Ijal (Tegar) satu-satunya putra saya yang paling kecil, itu yang membantu saya ke kamar mandi (mengurus)," kata Ayah Tegar. Ayahnya tidak bisa berjalan normal, bahkan untuk ke kamar mandi saja harus dipapah oleh Tegar. Tegar membantu menarik kaki ayahnya agar turun dari bale-bale, dan kemudian menjadi tumpuan agar ayahnya bisa berdiri dengan baik. Terkadang, Tegar terjatuh saat tak kuasa mengimbangi berat badan ayahnya yang jauh lebih besar dari dirinya. Tak bisa berbuat apa-apa, ayah Tegar hanya bisa meneteskan air mata ketika dipapah anaknya ke kamar mandi. Saat ini, Tegar dan ayahnya menetap di ebuah berugak (balai bengong) milik Rumah Yatim di Sumbawa. Kebutuhan sehari-hari mengandalkan bantuan dari ketua Rumah Yatim Sumbawa. Kisah Tegar dan ayahnya ini kemudian mendapat perhatian dari Yayasan Peduli Anak dan mengajak warga Indonesia untuk membantu Tegar dan ayahnya agar bisa menjalani hidup lebih layak. Uang donasi yang terkumpul sejauh ini sudah mencapai Rp322.997.218 dari target Rp350 juta. Nantinya, uang itu akan digunakan untuk: ? 1. Membeli sebidang tanah di Lopok, Sumbawa Besar 2. Kos untuk sementara 3. Berikan sembako untuk hidup 4. Membangun rumah kecil 5. Bantu Tegar untuk sekolah 6. Pembantu untuk bapaknya. 7. Berobat bapak Tegar Masih ada sisa 41 hari lagi untuk kamu agar bisa berdonasi untuk Tegar dan ayahnya.

A post shared by INDOZONE - #KAMUHARUSTAU (@indozone.id) on

Beliau mengalami sulit berbicara seperti itu, salah satu sebabnya tentu karena penyakit stroke yang beliau alami. Semoga lebih banyak orang yang peduli dan bukan malah menertawakan beliau. Sehat selalu kakek dan semoga dilancarkan rezekinya.

Beri Komentar