Stalking Berlebihan, Fans Taylor Swift Ini Dihukum Sampai 2,6 Tahun Penjara

Reporter : Mutia Wella Lukitasari
Kamis, 17 September 2020 14:59
Stalking Berlebihan, Fans Taylor Swift Ini Dihukum Sampai 2,6 Tahun Penjara
Ngefans sih, tapi kalau berlebihan tentu aja hukum yang harus menangani ya.

Eric Swarbick, merupakan sosok fans dari Taylor Swift yang kini harus mendekam dibalik jeruji. Eric dinyatakan bersalah karena perbuatannya yang telah melanggar privasi dan menimbulkan ketidaknyamanan pada Taylor Swift.

Penetapan hukuman atas Eric ini diputuskan oleh pengadilan Nashville, Tennessee. Eric kini harus menjalani masa kurungan penjara selama 30 bulan atau 2 tahun 6 bulan.

1 dari 3 halaman

Pasca keluar nantinya, Eric pun juga masih tak bisa bebas bepergian karena gerak-gerik dan aktivitasnya akan diawasi. Selama tiga tahun pengadilan menetapkan Eric dilarang mendekati Taylor Swift dalam jarak tertentu.

Dilansir dari JustJared.com, Eric ditetapkan bersalah karena menguntit bahkan mengirimkan surat ancaman melalui email yang ditujukan pada Big Machine Records, yaitu label rekaman yang pernah bermasalah dengan Taylor Swift.

Eric SwarbickEric Swarbick © twitter.com/MNPDNashville

2 dari 3 halaman

Label record ini mengaku mulai mendapat surat ancaman dari Eric sejak tahun 2018. Dalam surat-suratnya Eric meminta CEO Scott Borchetta untuk mengenalkannya pada kekasih Joe Alwin ini.

Tak tanggung-tanggung, Eric telah mengirimkan 40 surat dan email. Bahkan surat-surat tersebut makin menunjukkan pada tindak kekerasan verbal dan bernada seksual seperti akan menghabisi nyawa pelantun lagu " Exile" ini.

Lirik Lagu The Man - Taylor SwiftLirik Lagu The Man - Taylor Swift © © MEN

3 dari 3 halaman

Eric sempat ditangkap saat diketahui berjalan mengelilingi area gedung label rekaman. Namun ternyata hal ini tak membuatnya jera. Hingga kini ia harus menjalani hukuman penjara.

Public figure memang akan selalu memiliki penggemar. Namun tentu saja ada batasan atas hal ini. Jika melewati batasan itu, maka hukumlah yang harus bertindak. Semoga tak ada lagi kasus seperti ini ya, guys!

Beri Komentar