Nggak Hanya Bikin Ribuan Masker, Ibu-Ibu Ini juga Membagikannya ke Petugas Covid-19 dengan Cuma-Cuma

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Rabu, 1 April 2020 16:40
Nggak Hanya Bikin Ribuan Masker, Ibu-Ibu Ini juga Membagikannya ke Petugas Covid-19 dengan Cuma-Cuma
Beginilah kalau ibu-ibu sudah bersatu, inspiratif abis.

Indonesia sedang darurat covid-19. Pemerintah dan para petugas yang turun langsung ke lapangan terus bertugas setiap harinya, dan tentu agar terhindari dari paparan virus corona masker sangatlah dibutuhkan. Tapi, kita semua tahu bahwa jumlah masker menjadi sangat minim sekarang ini, padahal para petugas lapangan sedang lagi butuh-butuhnya.

1 dari 3 halaman

Di Kalimantan Barat tepatnya di Desa Sungai Duri, melansir dari Merdeka.com, terdapat lima ibu yang bersedia menjadi relawan untuk membantu mencegah penyebaran corona. Dengan apa? Ya, mereka berlima bekerja sama menjahit masker kain, yang kemudian akan dibagikan gratis 'tis-tis' kepada para petugas lapangan Covid-19, begitu juga masyarakat.

Rezza Herlambang, Kepala Desa Sungai Duri, menerangkan bahwa kelima ibu tersebut memasang target produksi sekitar 5.000 sampai 10.000 masker.

" Bersyukur terdapat sekelompok relawan dari divisi logistik Gugus Tugas Covid-19 Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya yang dimotori oleh Ibu Nurhayati mengambil peran dalam mengurangi beban pemerintah dan masyarakat, yaitu dengan memproduksi secara manual masker dari bahan kain," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Sebelumnya, Rezza telah mengumumkan kepada masyarakat sekitar tentang pembuatan masker. Mendengar kabar ini, berbagai bantuan berupa bahan-bahan jahit pun berdatangan. Tapi ketika stoknya mulai banyak, relawan penjahitnya yang kurang. Tapi, untunglah kelima ibu itu bersedia.

Nggak hanya pembuatan masker, Desa Sungai Duri ternyata telah membentuk gugus tugas sendiri untuk pencegahan Covid-19 yang terdiri dari beberapa divisi.

" Divisi sosialisasi tugas nya membuat konten atau mencetak selebaran untuk disebarkan. Kita tugaskan lembaga-lembaga yang ada di desa seperti BPD LPM Paus kader posyandu dan lain-lain. Lalu divisi pencegahan dan kesiapsiagaan yang terdiri dari brigade Desa Tangguh Bencana (Destana) yang kegiatannya berupa penyemprotan disinfektan di berbagai lokasi. Lalu mereka juga membuat tempat cuci tangan umum di pasar dan di kantor desa," jelas Rezza.

3 dari 3 halaman

Wah, inspiratif ya ibu-ibu ini. Mereka dari Desa Sungai Duri, Kalimantan Barat. Kalau daerahmu sudah melakukan apa untuk pencegahan penyebaran virus covid-19? Sharing di kolomg komentar, dong!

Beri Komentar