Kasihan, Ibu Asal Tuban Ini Rela Jual Ginjalnya Demi Lunasi Utang Pinjaman Online Sang Anak

Reporter : Riza Umami
Rabu, 23 November 2022 20:15
Kasihan, Ibu Asal Tuban Ini Rela Jual Ginjalnya Demi Lunasi Utang Pinjaman Online Sang Anak
Kisahnya bikin miris, kasihan banget.

Pinjaman online makin menjamur sekarang di Indonesia apalagi dengan kemudahan teknologi. Sayangnya, hal ini menyebabkan banyak orang jadi terlilit utang akibat pinjaman online tersebut.

Hal ini yang juga dialami oleh anak dari seorang ibu asal Tuban berikut ini. Sang ibu yang berinisial ER berasal dari Tuban, Jawa Timur. Beliau rela menjual ginjalnya pada orang yang membutuhkan.

1 dari 4 halaman

Ibu ini bahkan mempromosikan jualannya yang sangat ekstrem terebut di depan kantor BPJS Kesehatan Tuban yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat. Aksi beliau ini pun bikin banyak orang yang melihatnya jadi miris.

Dilansir dari laman merdeka.com (22/11), ibu ini membentangkan poster yang bertuliskan bahwa dirinya menjual ginjal. Kemudian, ia juga menyertakan nomor telepon yang bisa dihubungi bagi siapa yang membutuhkan.

2 dari 4 halaman

Ibu ini pun punya alasan yang bikin pilu di balik aksi nekatnya tersebut yang hendak menjual ginjalnya. Beliau ternyata membutuhkan uang dalam jumlah yang banyak untuk melunasi utang pinjaman online anaknya yang totalnya mencapai Rp200 juta.

Beliau yang hanya berjualan gorengan sehari-hari ini, tak bisa melunasi utang yang sangat besar tersebut dengan penghasilannya yang tak menentu. Di sisi lain, ibu ini kasihan melihat anaknya yang terus-terusan ditagih oleh pihak pinjol.

Ibu Jual GinjalIbu Jual Ginjal © Instagram @tubannow via merdeka.com

3 dari 4 halaman

Sebenarnya, ibu ini pun tahu bahwa menjual ginjal adalah hal yang dilarang. Namun, beliau terpaksa melakukannya karena tak ada jalan lain untuk melunasi utang anaknya tersebut.

Sang ibu kemudian diamankan oleh pegawai dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tuban, usai melakukan aksi nekatnya tersebut.

4 dari 4 halaman

Di lain sisi, anaknya kini malah kabur karena ia tak bisa bayar utang dan bunganya yang sudah mencapai ratusan juta. Ibu ini menceritakan, hal ini berawal saat anaknya berutang untuk ikut bisnis investasi. Sayangnya, uangnya malah habis karena investasi bodong yang dilakukan anaknya tersebut.

Usai anaknya kabur, keluargalah yang jadi sasaran para penagih utang. Angsurannya pun beragam, ada yang ratusan ribu sampai jutaan menurut penuturan ibu tersebut. Sedih banget ya kalau utangnya banyak banget kayak gitu, ada yang pernah mengalami juga gak?

Beri Komentar