Instagram/@kesharatuliu05
Kesha Ratuliu pernah mengalami kekerasan selama 2 tahun berpacaran. Tidak hanya kekerasan dalam bentuk fisik, kekerasan dalam bentuk verbal juga ia terima.
Hal ini ia ungkapkan dalam kanal Youtube milik Gritte Agatha dalam segmen #GritteBukaPraktek. Dalam video tersebut mereka berdua sedang membahas toxic relationship dan abusement.
" Pernah waktu itu kita lagi debat, tahu-tahu tangannya melayang. Dia kayak nampar aku walau nggak keras, kan tapi itu bukan tindakan yang baik, kan," kata Kesha di video YouTube Gritte Agatha tersebut.
" Itu kayak sebulan kemudian, emang ada sebab akibatnya. Terus dia mulai suka (keras) secara verbal, karena aku masih nggak ngerti aku pikir itu bentuk cintanya dia seperti ini," ujarnya lagi di video tersebut.
Pada puncaknya yaitu ketika Kesha ketahuan jalan dengan pria lain. Pada saat itu memang hubungan Kesha dengan mantan pacarnya sedang putus sementara.
Pada saat ketahuan, Kesha Ratuliu kembali mendapatkan kekerasan fisik.
" Aku sempat melawan di situ, aku berusaha menenangkan dia sampai akhirnya aku diinjek lehernya. Dia nahan supaya dia bisa mukul aku lagi," kata Kesha.
Hubungan Kesha Ratuliu dengan pria tersebut kini sudah selesai. Kesha kini diketahui siap menikah dengan kekasihnya yang bernama Adhi Permana.
Ia akan menggelar pernikahan setelah skripsinya selesai.
Apakah kamu selama berpacaran pernah mengalami kekerasan seperti itu? Tulis komentarmu di bawah ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet