Hanya Karena Miskin, Wanita Ini Tak Direstui dan Dikata-katain Calon Mertua

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Selasa, 15 September 2020 20:27
Hanya Karena Miskin, Wanita Ini Tak Direstui dan Dikata-katain Calon Mertua
Ya ampun, sedih banget. Sabar, ya!

Berjuangan adalah sebuah kata yang akrap sekali dengan hidup. Tak semulus jalan tol, hidup akan menemukan berbagai rintangan. Bahkan dalam urusan cinta, belum tentu berakhir bahagia.

1 dari 4 halaman

Seperti wanita ini. Melalui video TikToknya yang berakun @asrindabasrii, dia curhat bahwa ia putus dengan pacarnya.

Bukan karena ketidakcocokan satu sama lain. Melainkan karena dirinya miskin. Calon mertua tidak setuju, dan bahkan berakhir putus dengan sang pacar.

Wanita ini pun bahkan direndahkan. Dirinya diejek karena profesinya dan pokoknya perihal materi.

2 dari 4 halaman

" Alhamdulillah. Akhir-akhir ini aku nggak bisa tidur. Aku nangis. Kemarin hari tersial aku. Karena..," ia terdiam sebentar, lalu tangisnya mulai pecah. " Cuma gara-gara aku miskin, keluargamu nggak setuju sama hubungan kita."

" Kenapa harus ngata-ngatain materi dan profesi. Tega betul."

@asrindabasrii

Part 1 - Ada yg sama kayak aku ? gara2 aku miskin gak direstuin sama kelurganya???? dah mereka usahakan aku sma dia putus hubungan.

? original sound - asrindabasri

3 dari 4 halaman

Itu baru part satunya guys. Part duanya lebih sedih lagi. Dia bercerita bahwa sejak awal memang keluarganya tidak setuju. Dirinya memang miskin, dan mungkin keluarga pacarnya tuh takut kalau dirinya hanya malu-maluin mereka.

" Aku selalu dibilang ngabisin uangnya atau apa. Nggak ada sama sekali aku begitu. Kok tega keluarganya ngomong kayak gitu. Memang dari awal mereka nggak setuju sama aku. Karena dia liat asal usul katanya kalau dia dekat sama aku, malu-maluin keluarganya. Gitu."

@asrindabasrii

Kenapa hrs materi dan hinaaan yang aku dapat ?, sedangkan aku berusaha jadi seserang yg mandiri , aku kerja , kuliah , sekolahkan adekku, ( PART 2 )

? Kamu & Kenangan - Maudy Ayunda - All About Music ????

Beri Komentar