Ramadhan Sebentar Lagi, Ini Tips Mengatur Jam Tidur bagi Pekerja Shift Malam di Bulan Puasa

Reporter : Mila Ismiranda
Kamis, 8 April 2021 10:57
Ramadhan Sebentar Lagi, Ini Tips Mengatur Jam Tidur bagi Pekerja Shift Malam di Bulan Puasa
Tidur yang cukup membuat kerja makin produktif.

Terkadang, profesi atau pekerjaan seseorang menuntutnya untuk bekerja di malam hari. Sedangkan, tubuh kita dirancang untuk beristirahat pada malam hari. Hal tersebut tentu bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Oleh karena itu, kita harus menyiasati pola tidur dan kegiatan lainnya agar tubuh tetap sehat, terutama pada Bulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba. Jadi, buat kamu yang kerja shift malam, yuk, simak tips menjaga pola tidur di bawah ini!

 

1 dari 1 halaman

Mangatur Jam Tidur

Orang dewasa biasanya membutuhkan tidur antara 7-9 jam setiap malam. Kurang dari itu, kita akan mengalami 'utang tidur'. Utang tidur menyebabkan kita lemas dan ngantuk saat kerja para shift malam. Berikut ini cara yang bisa kita usahakan untuk menjaga pola tidur.

- Tidur 1-2 jam sebelum kamu bekerja.

- Tidur sebentar saat shift, bahkan tidur 30 menit cukup untuk mengembalikan performa.

- Setelah pulang bekerja di pagi hari, saatnya kamu tidur untuk mengistirahatkan tubuh. Untuk menyiasati cahaya terang matahari yang membuatmu tak bisa tidur, kamu bisa membuat kamar tidur kamu gelap seperti malam hari. Kamar tidur yang gelap ini bisa membantu tubuh kamu merasa bahwa kamu sedang tidur di malam hari.

Selain itu, dr Rimawati Tedjasukmana dari RS Medistra menyarankan untuk tidur lagi setelah sahur jika memang kebutuhan tidurnya belum terpenuhi. Yang paling penting, tidur yang cukup dibutuhkan agar sel-sel dalam tubuh punya waktu untuk memulihkan kondisi.

" Tidur sebaiknya minimal 5 jam, optimalnya 7 hingga 8 jam sehari," ujarnya, melansir Detik Health.

Semoga lancar terus puasa dan kerjanya!

Beri Komentar