© 2020 Https://www.TheSun.com
Pandemi yang tengah menyerang hampir seluruh negara di dunia sungguh sangat meresahkan. Dampaknya pun dapat dirasakan hampir oleh seluruh sektor, tak terkecuali bisnis di bidang fashion.
Seperti H&M, salah satu brand fashion ternama, yang sayangnya selama 1 bulan belakangan ini dikabarkan mengalami penurunan penjualan yang sangat drastis. Menyikapi hal ini pihak menejemen mau tidak mau harus menggambil sebuah keputusan.
HnM Store © 2020 https://www.APAM.com
Sayangnya keputusan yang mungkin akan diambil agaknya akan jadi pil pahit bagi pegawai H&M. Karena konon bayang-bayang PHK akan menghantui mereka.
Layaknya nasib yang dihadapi juga oleh kebanyakan brand fashion ternama, H&M harus mengalami kerugian karena harus menutup sementara sebagian besar tokonya, selama virus Corona masih menghantui. Perusahaan fashion asal Swedia itu kini tengah kewalahan secara finansial. Dilansir dari Business Insider, H&M sedang mempertimbangkan untuk memberhentikan ribuan pekerja mereka, yang bisa saja secara temporer atau bahkan permanen.
Terhitung sebanyak 3.441 dari total 5.062 toko H&M di seluruh dunia telah ditutup untuk sementara. Bahkan kabarnya H&M menutup sampai semua toko mereka di Amerika Serikat, Jerman, dan yang paling baru di Inggris. Walaupun begitu, brand yang menawarkan busana streetwear ini masih membuka toko di beberapa negara dan menawarkan diskon sampai 50% secara online sebagai usaha terakhir mereka menaikkan penjualan.
Pihak H&M sendiri mengakui bahwa mereka mengalami dampak negatif yang signifikan terutama di bagian keuangan akibat dari virus Corona. Oleh sebab itu, pengurangan pegawai tengah dipertimbangkan guna mengurangi kerugian. Tapi sampai saat ini belum diketahui akan berapa banyak pegawai yang mungkin akan diberhentikan, tapi konon mungkin akan sampai puluhan ribu orang. H&M pun sudah mewanti-wanti tentang adanya kemungkinan PHK besar-besaran.
Sebelum keputusan besar itu benar-benar akan jadi pilihan terakhir, H&M dilaporkan sedang mencari jalan lain guna menekan angka kerugian. Beberapa cara yang dilakukan seperti menguji ulang cara pembelian, investasi, dan sewa hingga menunda pengajuan dividen.
" Kami melakukan semua yang kami bisa di grup H&M untuk mengatasi situasi terkait virus Corona. Harapanku adalah kami bisa menaikkan operasi dan menjalankan (bisnis) lagi sesegera mungkin," kata CEO H&M Helena Helmersson.
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif